• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Juni 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    PDI Perjuangan Sudah Cape Jadi Oposisi
    LEX | Minggu, 30 Maret 2014 | 14:20 WIB            #PEMILU

    PDI
    Frans Lebu Raya bersama kader PDI Perjuangan

     

    Ende, Flobamora. net - Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya yang juga salah satu juru kampanye nasional dihadapan simpatisan dan kader PDI Perjungan, Sabtu (29/3) di aula Mautapaga Ende  menyatakan, PDI Perjuangan kini sudah cape menjadi oposisi.

     

    Karena menurutnya, sudah sepuluh tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menjadi oposisinya pemerintah, dan saatnya sekarang pratai besutan Megawati Seoakrnoputri itu memimpin negara ini.

     

    Lebih jauh Lebu Raya yang juga Gubernur Nusa Tenggara Timur ini mengatakan, selama sepuluh tahun sudah banyak koreksi dan kritikan yang diberikan kepada pemerintah yang juga disertai solusi yang ditawarkan tentunya, karena itu saatnya sekarang PDI Perjuangan berjuang untuk bisa menempatkan kadernya sebagai orang nomor satu di RI ini.

     

    “Sayalah yang memimpin kongres dan mengetuk palu saat itu di Bali yang menghendaki PDIP menjadi oposisi. Karena itu sudah cukup kita jadi oposisi dan saatnya kita sodorkan kader terbaik kita yakni Jokowi untuk memimpin bangsa ini” tutur Lebu Raya.

     

    Dia mengatakan, para kader dan simpatisan harus bekerja keras untuk merebut kembali kursi kepemimpinan bangsa untuk lima tahun kedepan.

     

    Kepada seluruh kader dan simpatisan dirinya berharap agar PDIP bisa menang di Kabupaten Ende. Alasannya adalah Ende merupakan kota Pancasila dimana butir-butir Pancasila di lahirkan di kota Ende.

     

    Bung Karno adalah pendiri PNI yang merupakan cikal bakal PDI Perjuangan dan dalam sila Pancasila termaktup sila kerakyatan. Dan PDI Perjungan adalah milik Rakyat sehingga pantas PDI Perjuangan harus menang di Kabupaten Ende.

     

    “Partai Indonesia Perjuangan memiliki idiologi kerakyatan, karena berpikir dan mendengarkan suara rakyat. Megawati sebenarnya bisa mencalonkan dirinya menjadi calon Presdien dari PDI Perjuangan, namun dirinya tidak ego. Karena itu dia mendengarkan suara rakyat yang menghendaki Jokowi sebagai calon Presiden, makanya suara rakyatlah yang membuat dirinya memilih Jokowi untuk menjadi calon Presiden dari PDI Perjuangan” tutur Lebu Raya.

     

    Sementara itu calon Anggota Legislatip DPR Pusat Honing Sani dalam orasinya mengatakan, jika warga kabupaten Ende menghendaki calon Presiden adalah Joko Widodo alias Jokowi maka mau tidak mau PDI Perjuangan harus menang di kabupaten Ende. Untuk itu dirinya berharap agar para kader PDI Perjuangan yang menjadi calon anggota DPR dan DPRD bisa mendapatkan kursi yang signifikan.

     

    “Karena jika kita mau Jokowi bisa jadi Presiden, menangkan PDI Perjuangan di Kabupaten Ende. Hal ini menjadi penting jika partai hendak mencalonkan seseorang menjadi Capres harus memiliki ambang batas prosentase 20 persen” tutur anggota DPR RI ini yang kembali maju di dapil I NTT ini.

     

    Dalam acara tatap muka, hadir kader dan simpatisan PDI Perjuangan kurang lebih lima ratus orang yang memenuhi aula Mgr. Abdon Longinus.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.