• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 21 Mei 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Usai Bertemu Jokowi, Iwan Fals Bicara Pemimpin Ideal
    ANA DEA | Jumat, 04 April 2014 | 12:05 WIB            #PEMILU

    Usai
    Calon Presiden yang juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan musisi Iwan Fals (tengah) di Leuwinanggung, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/4/2014). Pertemuan ini merupakan bentuk silaturahmi antara Jokowi dengan para seniman. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

     
    Depok - Musisi legendaris Virgiawan Listanto alias Iwan Fals punya pandangan khusus mengenai kriteria pemimpin Indonesia ke depannya. Seperti apa pemimpin ideal menurut Iwan?

    "Yang taat aturan dan tidak melanggar hukum," katanya singkat, di kediamannya di Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/4/2014) malam.

    Iwan menyampaikan hal tersebut usai menerima kunjungan calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo.

    Saat acara pertemuan dengan Jokowi, Iwan menyampaikan pandangannya tentang masa depan Indonesia. Menurutnya, Indonesia adalah negara terbaik di dunia. Hal itu mengacu pada anugerah kekayaan alam, dan iklim, yang dinilainya paling baik dibanding negara-negara manapun, termasuk negara-negara maju yang kebanyakan memiliki empat iklim.

    Menurut Iwan, ia pernah berbicang dengan seorang sahabatnya yang politisi. Kata sahabatnya itu, jika dapat mengelola alamnya dengan baik, sebenarnya seluruh orang Indonesia yang menganggur saja, bisa menerima penghasilan sebesar Rp 6 juta per bulan.

    "Terus saya pernah tanya ke Pak Abraham Samad (Ketua KPK), malah dia bilang Rp 30 juta. Kalau begitu, kita sebenarnya bisa mengalahkan standar hidup bahagia Norwegia," ujarnya yang langsung disambut tawa para tamu, termasuk Jokowi.

    Lebih lanjut, Iwan percaya pada tahun ini, Indonesia akan menenukan pemimpin yang mampu menyejahterakan 240 juta warga Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas sampai Pulau Rote. Apabila Indonesia sudah makmur, Iwan yakin, Indonesia akan mampu melayani seluruh penduduk dunia lainnya yang saat ini masih mengalami kesusahan.

    "Saya hanya orang yang merindukan rumah yang teduh dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas ke Pulau Rote. Dengan begitu, kita bisa melayani 7 miliar manusia di muka bumi ini yang masih gelisah. Saya juga masih gekisah, termasuk yang ada di Afrika," tutur Iwan.

    "Saya percaya, suatu saat ada matahari. Saya tidak ngerti siapa, tapi saya percaya. Tapi akan lahir dari siapa, saya tidak mengerti," katanya lagi.

    Iwan mengaku tidak terlalu mengikuti perkambangan politik di Indonesia. Hal itu disebabkan kesibukannya yang padat sebagai seorang musisi. Sementara mengenai Jokowi, ia mengaku telah mengenal Gubernur DKI Jakarta itu sejak ia masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

    "Dulu dia di Solo, terus dia ke Jakarta, menang. Kalau tiba-tiba jadi capres, mungkin Gusti Allah menghendakinya begitu," ucap musisi yang terkenal dengan lagu-lagu kritik sosialnya itu.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.