• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 16 Desember 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Moammar Khadafy Pernah Simpan Kepala Musuhnya dalam Kulkas
    ANA DEA | Selasa, 08 April 2014 | 08:33 WIB            #INTERNASIONAL

    Moammar
    Annick Cojean menyatakan bahwa para perempuan pengawal Khadafy merupakan para harem yang tidak punya keterampilan menggunakan senjata. Reuters

     
    LONDON - Nampaknya kisah-kisah yang belum terungkap di sekitar mendiang diktator Libya, Moammar Khadafy, belum habis digali hingga dua tahun setelah kematiannya.

    Kini seorang pembuat film asal Inggris, Christopher Olgiati, baru saja selesai memproduksi sebuah film dokumenter baru terkait Khadafy berjudul Mad Dog: Inside the Secret World of Muammar Gaddafi.

    Di dalam film ini terdapat wawancara dengan mantan anggota CIA, Frank Terpil, yang membelot dan menjadi pembunuh bayaran Khadafy.

    Dalam wawancara itu, Terpil mengaku dibayar 1 juta dollar AS untuk membunuh salah seorang pesaing Khadafy dan membawa kepala orang itu kembali ke Libya.

    Sesampainya di Libya, masih kata Terpil, Khadafy kemudian menyimpan kepala orang itu di dalam lemari pendingin bersama jasad sejumlah orang yang sudah dibunuhnya.

    "Saya berada di Geneva, (seorang saudara Khadafy) memberi uang 1 juta dollar AS untuk membunuh orang itu dan memerintahkan agar kepala orang itu dibawa ke Libya agar Khadafy bisa melihat hasil kerjanya," kata Terpil seperti diberitakan The New York Post.

    Tim pembuat dokumenter ini juga menemukan bukti bahwa diktator yang tewas di tangan rakyatnya sendiri dua tahun lalu itu membangun sebuah tempat untuk menyimpan gadis-gadis yang akan diperkosanya. Ironisnya, tempat itu dibangun Khadafy di Universitas Tripoli.

    "Kamar seks itu memiliki tempat tidur, jacuzzi, dan tempat pemeriksaan kesehatan para gadis itu. Tempat itu juga memiliki peralatan bedah, topeng karet, dan peralatan anestesi," tambah Olgiati.

    "Khadafy semasa hidupnya adalah orang yang sangat menawan, sangat kejam, dan luar biasa kaya. Hidupnya hanya dikendalikan oleh nafsu berkuasa," lanjut Olgiati.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.