• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Koran Rusia: Pesawat Malaysia Airlines Dibajak dan Ada di Afganistan
    ANA DEA | Senin, 14 April 2014 | 10:59 WIB            #INTERNASIONAL

    Koran
    Photo Boeing 777-200 Malaysia Airlines - AP

     

    LONDON - Sebuah koran Rusia, Moskovsky Komsomolets, menyatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 telah dibajak "teroris tak dikenal" dan diterbangkan ke Afganistan, di mana para awak dan penumpang sekarang sedang disandera.

    Koran itu, sebagaimana dikutip Mirror.uk, Minggu (13/4/20140, menyebutkan bahwa sumbernya adalah intelijen Rusia.

     

    Sumber itu mengatakan kepada Moskovsky Komsomolets, "Penerbangan Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada 8 Maret dengan 239 orang di dalamnya telah dibajak.

     

    Para pilot tidak bersalah, pesawat itu dibajak kelompok teroris tidak dikenal. Kami tahu nama teroris yang memberi instruksi kepada para pilot adalah "Hitch". Pesawat ini berada di Afganistan, tidak jauh dari Kandahar di dekat perbatasan dengan Pakistan."

    Menurut Daily Star, Moskovsky Komsomolets juga mengklaim bahwa para penumpang telah dibagi dalam tujuh kelompok dan tinggal di gubuk-gubuk yang terbuat dari lumpur dengan nyaris tanpa makanan. Sebanyak 20 penumpang asal Asia dikatakan telah diselundupkan ke sebuah bunker di Pakistan.

    Koran itu juga mengklaim bahwa para teroris mungkin sedang berusaha untuk melakukan tawar-menawar dengan Amerika atau China .

    Berita itu belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang Malaysia atau China.

    Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang dari radar penerbangan sipil sekitar satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur saat menuju Beijing pada 8 Maret lalu. Hilangnya pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak itu telah memicu pencarian multinasional yang kini difokuskan di Samudera Hindia.

    Hari Jumat, Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengatakan ia "sangat yakin" bahwa sejumlah sinyal yang ditangkap tim pencarian di Samudera Hindia berasal dari kotak hitam pesawat itu. Dalam sebuah kunjungan ke Beijing, China, dia mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC), "Kami telah sangat mempersempit wilayah pencarian dan kami sangat yakin sinyal-sinyal itu berasal dari kotak hitam."

    Sebuah sinyal kelima terdeteksi kru pencarian pada Jumat. Sinyal itu akhirnya akan memungkinkan tim pencarian untuk menentukan lokasi yang tepat dari Boeing 777 yang jatuh itu.

    Tim kemudian akan menurunkan sebuah wahana robot kapal selam untuk menyelami kedalaman laut guna mencari kotak hitam itu. Sinyal (ping) yang dipancarkan oleh kotak hitam MH370 diperkirakan akan segera memudar, setelah lebih dari sebulan pesawat itu hilang.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.