• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 22 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Soal Tertukar, UN Molor Dua Jam
    ALBERTO | Selasa, 15 April 2014 | 12:28 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Soal
    Peswerta UN

     
    Kupang, Flobamora.net - Pelaksanaan ujian nasional (UN) hari kedua untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, molor dua jam karena tertukarnya lembaran soal yang terjadi di SMK Kristen 1.

    "Siswa peserta ujian nasional di sekolah ini terpaksa harus menunggu elaksanaan ujian ini yang molor akibat tertukarnya lembaran soal," kata Kepala Sekolah SMK Kristen 1 Kota Kupang Martinus Snae, di Kupang, Selasa (15/4).

    Dia mengakui, penundaan itu telah membuat para siswa menjadi terganggu konsentrasi untuk melakukan ujian di hari kedua ini.

    Menurut Martinus, tertukarnya soal, baru diketahui saat lembaran soal dibuka untuk dibagikan kepada 100 peserta ujian nasional di lima ruangan kelas sekolah itu. Saat dilihat,  terjadi ketidaksesuaian soal dengan para peserta ujian nasional di sekolah itu, pihak sekolah lalu melakukan koordinasi dengan pengawas dan sejumlah pihak lainnya.

    Hasil koordinasi itu, lanjut Martinus memutuskan pihak sekolah dan pengawas melakukan penggandaan dengan foto copy, soal yang semestinya dikerjakan oleh peserta ujian nasional di sekolah tersebut.

    Dia mengatakan, dijadwalkan, ujian nasional hari kedua untuk SMK khusus di sekolah itu, harus dengan mata pelajaran Matematika Bisnis Manajemen. Namun lembaran soal yang ada di sekolah itu, adalah mata pelajaran Matematika Teknologi Pariwisata dan Perkantoran.

    Karena tertukar itulah, maka pihak sekolah dan panitia ujian serta pengawas harus menunda pelaksanaannya hingga dua jam. Setelah diperbanyak dan dibagikan kepada para siswa peserta, baru dilakukan ujian.

    Martinus mengatakan, tertukarnya soal ujian nasional di sekolah tersebut, terjadi saat semua soal itu berada di panitia rayon tingkat percetakan. "Jadi bukan karena kesalahan di sekolah ini," katanya.

    Seorang peserta ujian nasional, Sonya Lay, mengaku penundaan ujian nasional itu, telah mengganggu konsentrasinya. Dia mengatakan, situasi molornya ujian telah mematikan semangat serta serapan yang sudah ada di benak ingatannya. "Saya terganggu dengan penundaan ini. Saya harap bisa mengerjakan semua soal nantinya," katanya.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kupang Jerhans Ledoh terpisah mengaku, tertukarnya soal ujian di SMK Kristen 1 Kupang sudah teratasi dengan melakukan penggandaan melalui foto copy.

    Dia mengaku, tertukarnya soal itu baru diketahui saat lembaran soal dibuka menjelang pelaksanaan ujian, karena semua soal masih dalam amplop tersegel. "Karena semuanya tersegel jadi baru diketahui saat amplop dibuka. Namun semuanya sudah bisa diatasi," katanya.

    Jerhans berharap, siswa peserta UN tetap bersemangat dan berkonsentrasi untuk pelaksanaan ujian nasional, yang masih tersisa satu hari di Rabu 16 April nanti.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.