• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 September 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Timor Leste Akan Berlakukan Zona Perdagangan
    ALBERT R. | Rabu, 18 Desember 2013 | 17:06 WIB            #INTERNASIONAL

    Timor
    Pintu Perbatasan Indonesia - Timor Leste di Motaai

     
    Kupang,Flobamora.net - Pemerintah Timor Leste pada tahun 2014 mendatang akan memberlakukan zona perdagangan di perbatasan Indonesia-Timor Leste untuk membantu masyarakat di perbatasan mengembangkan ekonomi rumah tangganya.

    "Zona perdagangan perbatasan itu akan diberlakukan di wilayah Distrik Oeccuse dengan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia," kata Consulado Timor Leste , Feliciano da Costa, di Kupang, Rabu (18/12).

    Menurut dia, aktivitas ekonomi dua negara di wilayah perbatasan sudah berlangsung lama dan merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional sebelum Timor-Timur berpisah dari Indonesia.

    Kebijakan tersebut, katanya, akan disertai dengan kebijakan pemanfaatan pas lintas batas (PLB) warga dua negara yang akan melakukan aktivitas perdagangan di zona tersebut. "Pas lintas batas sudah diberlakukan sejak tiga tahun lalu," katanya.

    Sementara Gubernur NTT Frans Lebu Raya berharap Pelabuhan Atapupu di Kabupaten Belu, wilayah batas RI-Timor Leste bisa dijadikan sentra dermaga singgah perdagangan internasional dengan Timor Leste.

    Letak geografis Pelabuhan Atapupu di Kabupaten Belu, yang sangat dekat dengan Timor Leste, sangat strategis, jika dijadikan sebagai sentra pelabuhan perdagangan, ekspor dan impor sejumlah kebutuhan dari NTT ke Timor Leste.

    Selama ini, perdagangan internasional dari Indonesia ke Timor Leste baru dibuka melalui Surabaya dan Sulawesi Selatan. Padahal, NTT memiliki sejumlah potensi perdagangan yang bisa diekspor ke Timor Leste, seperti tekstil, sembako, bahan bangunan, peralatan kendaraan bermotor serta sejumlah kebutuhan dasar lain.Sedangkan kebutuhan yang didatangkan dari Timor Leste ke NTT, antara lain, kopi, kemiri, dan sejumlah jenis ternak.

    "NTT memiliki pelabuhan laut Atapupu yang sangat potensial. Kenapa pelabuhan itu tidak dimanfaatkan oleh Pemerintah Timor Leste karena letaknya sangat dekat dengan beberapa distrik di negara itu, " katanya.

    Kata dia, pas lintas batas (PLB) baru diberlakukan di pos lintas batas Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Sedangkan di pintu perbatasan lain, seperti pintu utama Motaain, kabupaten Belu dan Motamasin di Kabupaten Malaka belum diberlakukan.***(AR)

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.