• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gubernur Sambut Baik NTT Jadi Provinsi Sorghum
    ALBERT R. | Kamis, 19 Desember 2013 | 12:52 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gubernur
    Tanaman Sorghum

     
    Kupang,Flobamora.net - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya merespons rencana Menteri Negara BUMN,Dahlan Iskan untuk menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu daerah penghasil sorghum di Indonesia.

    "Pemerintah dan masyarakat patut berterima kasih kepada Pak Dahlan yang dalam dua tahun
    terakhir sangat serius mengembangkan sorghum di kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka," kata
    Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Kamis (19/12).

    Menurutnya, mulai tahun 2014 mendatang, pemerintah telah mengalokasikan dana khusus untuk
    pengembangan tanaman sorghum di beberapa kabupaten di daratan Timor, mengingat daerah-daerah
    ini sangat cocok dengan tanaman tersebut.

    Dia mengakui, tanaman sorghum tidak asing lagi bagi masyarakat NTT. Pasalanya, sudah lama
    sorghum menjadi salah satu makanan alternatif selain nasi dan jagung. Namun, seiring degan
    perkembangan zaman, masyarakat suydah mulai meninggalkan sorghum dan lebih memilih makan
    nasi.

    "Kita akan kembangkan di daerah seperti Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU),
    Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Kupang.Lagi pula pengembangan sorghum di daerah
    itu, mendapat dukungan penuh dari lembaga gereja yakni Keuskupan Atambua dan Keuskupan Agung
    Kupang," paparnya.       

    Sebelumnya dalam kunjungan ke Kupang, dua hari lalu, Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan
    mengajak masyarakat NTT untuk menanam dan mengembangkan sorgum sebagai tanaman pangan
    alternatif selain padi, jagung dan umbi-umbian.Karena , selain untuk pangan, taman itu bisa
    menjadi bahan baku bioetanol.

    Kata dia, masyarakat NTT tidak perlu lagi mengonsumsi nasi karena padi sulit tumbuh di
    beberapa daerah seperti Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kupang
    dan beberapa daerah lainnya. Sementara sorgum bisa tumbuh subur di daerah yang minim air.

    "Prograam ini sudah dlaksanakan selama satu tahun. Hasilnya bagus.Tekad kita agar mendukung
    program pemerintah Provinsi NTT berubah jadi provinsi jagung ke sorgum," tuturnya.*** (AR)

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.