• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 21 Januari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    354 Siswa SMA/SMK Ikut UN Susulan
    ALBERTO/ RISKY R | Rabu, 23 April 2014 | 13:28 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    354
    Kadis Dikbud NTT, Sinun Petrus Manuk

     
    Kupang, Flobamora.net - Sebanyak 354 siswa SMA dan SMK di NTT mengikuti Ujian Nasional Susulan (UN) susulan yang diselenggarakan pada 22- 24 April 2014. Materi UN susulan beda dengan UN tahap pertama pada 14- 16 April lalu.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sinun Petrus Manuk kepada wartawan di Kupang, Rabu (2e/4), UN susulan ini terdiri atas dua kategori yakni akibat kesalahan teknis dan tidak ikut UN pada tahap pertama.

    Menurutnya, untuk kesalahan teknis,karena ada siswa yang tidak menulis kode pada lembaran jawaban. Sehingga panitia sulit mengetahui pemilik lembaran soal dimaksud. Kepada mereka diberi kesempatan untuk mengikuti UN susulan. Sedangkan lainnya harus mengikuti UN susulan karena memang pada UN tahap pertama, mereka tidak bisa ikut dengan pelbagai alasan.

    “UN susulan ini tersebar di 28 sekolah yang ada di 17 kabupaten/kota yang terdiri dari 28 SMA dan 11 (sebelas) SMK. Jadwal UN susulan, 22- 24 April,” katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Panitia UN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Yohanes Hani menerangkan, 354 siswa yang ikut UN susulan itu terdiri atas SMA sebanyak 256 siswa dan SMK sebanyak 98 siswa. Para peserta UN susulan ini tersebar di 28 sekolah yang ada di 17 kabupaten.

    Daerah yang tidak ada UN susulan adalah Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sabu Raijua. Jumlah peserta paling banyak mengikuti UN susulan terdapat di Kabupaten Ende ada 95 orang, disusul Timor Tengah Utara ada 69 siswa, dan Kota Kupang ada 40 siswa.
     
    Lebih lanjut Hani menyampaikan, dari 354 siswa yang ikut UN susulan itu, mereka yang ikut karena kesalahan teknis pada UN tahap pertama sebanyak 25 siswa, dan yang tidak ikut UN tahap pertama sebanyak 379 siswa.

    Mata pelajaran yang paling banyak diuji ulang karena kesalahan teknis adalah Bahasa Indonesia yang diuji pada jam pertama di hari pertama. Selain itu ada pelajaran Geografi di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Bahasa Jerman di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

    Dimana pada saat itu, mungkin karena terburu- buru, para siswa tidak mengisi kode pada lembaran jawaban. “Daripada siswa dirugikan akibat kesalahan dimaksud, kita ambil kebijakan agar mereka mengikuti ujian susulan khusus untuk mata pelajaran bersangkutan,” paparnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.