• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 Juli 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Unilever Minta Maaf kepada Pemerintah dan Masyarakat NTT
    ALBERTO | Sabtu, 26 April 2014 | 10:38 WIB            #NASIONAL

    Unilever
    Bupati Kupang, Ayub Titu Eki bersama Senior Branch Manager Lifeboy, Adina Tontey

     

    Kupang, Flobamora.net - Manajemen PT Unilever akhirnya memohon maaf kepada pemerintah dan masyarakat NTT terkait  Iklan “5 tahun bisa untuk NTT” yang ditayangkan di berbagai media.Penayangan iklan ini sempat mendapat aksi protes dari masyarakat dan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

     

    “Kami dari PT Unilever – Lifeboy menyampaikan permohonan maaf kepada pemeritah dan masyarakat NTT atas penayangan iklan tersebut. Pemerintah dan masyarakat sempat melancarkan aksi protes melalui berbagai media massa terkait penayangan iklan tersebut dengan alasan antara lain kami telah mengekploitasi kemiskinan warga NTT. Karena itu kami mohon maaf sebesar-besarnya,” kata Senior Branch Manager Lifeboy, Adina Tontey, di Kupang Rabu lalu.

     

    Menurut Adina, Lifeboy sama sekali tidak pernah bermaksud untuk melakukan eksploitasi kemiskinan di NTT untuk suatu maksud tertentu apalagi untuk merendahkan harga diri dan martabat pemerintah dan masyarakat NTT.

     

    Dia menjelaskan, Lifeboy terpanggil untuk melakukan pendampingan terhadap masyarakat Indonesia termasuk masyarakat di desa Bitobe kabupaten  Kupang yang menjadi lokasi pembuatan iklan tersebut.

     

    Adina mengatakan, program ini disampaikan kepada Bupati Kupang, Ayub Titu Eki untuk menunjukkan lokasi tempat pembuatan iklan itu. Bupati kemudian menunjuk lima desa.

     

    “Kami datangi lima desa itu dan melakukan survei. Ternyata pilihan kami jatuh pada Desa Bitobe yang daerahnya sangat terisolir dan sulit dijangkaui kendaraan. Kami alami langsung kehidupan masyarakat desa itu, sehingga kami memutuskan untuk membuat iklan itu di desa Bitobe,” katanya.

     

    Bupati Kupang, Ayub Titu Eki yang juga hadir dalam kegiatan itu menjelaskan, kehidupan warga Desa Bitobe memang sangat sederhana. Listrik belum masuk dan kases jalan raya juga masih sangat sulit. Karena itu pemerintah bersyukur bisa mendapatkan perhatian dari Lifeboy.

     

    Bupati juga mengakui, setelah iklan itu ditayangkan banyak aksi protes yang bermunculan. Ternyata pada akhirnya iklan itu juga bisa membuahkan hasil sebesar Rp 720 juta yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat desa Bitobe, terutama jaringan air bersih, pembangunan sarana MCK   dan beberapa fasilitas lainnya di dua Sekolah Dasar di desa itu.

     

    “Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung dengan penayangan iklan itu. Saya juga mau berterima kasih kepada Lifeboy yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 720 juta dari iklan tersebut. Dana itu akan sangat membantu masyarakat saya,” katanya.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.