• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 15 Desember 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Kalah Dua Suara, Ahad Terjungkal
    LEX | Selasa, 29 April 2014 | 15:37 WIB            #PEMILU

    Kalah
    PKB

     
    Ende, Flpobamora.net -  Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014  di Kabupaten Ende melahirkan banyak kejutan.

    Mulai dari 19 caleg incumbent yang tidak lagi lolos duduk di DPRD Ende dan diisi dengan muka-muka baru, periode lima tahun ke depan cuma diisi oleh seorang perempuan dari sebelumnya tiga orang hingga Bupati Ende Marsel Petu mendapat 86 suara.

    Yang paling mengejutkan lagi, Ketua DPC PKB Ende Ali Ahad harus terjungkal akibat selisih dua suara dengan caleg lainnya yakni Abidin A.Sulaiman.

    Ditemui di Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Ende Anwar Liga Senin (29/4) mengatakan, pertempuran kali ini dirinya harus ‘menyerah ‘ dari caleg PKB lainnya atas nama Abidin A Sulaiman.

    Dia juga menegaskan, pada Pemilu lima tahun lalu dirinya juga harus ‘tunduk’ dengan kader PKB lainnya Yulius Caesar Nonga dengan selisih 40 suara.Di dalam Pelno KPU Ende beberapa waktu lalu di Aula BBK Ende Ali Ahad memperoleh 601 suara sementara Abidin dengan 603 suara.

    Dia menyebutkan, dirinya tidak yakin dan percaya bahwa harus kalah dengan dua suara.Menurutnya mestinya sesuai dengan data yang dimiliki dia memperoleh angka atau suara cukup signifikan melampaui hasil yang diplenokan di KPU Ende.

    Dia mengakui, banyak suaranya hilang di beberapa TPS khususnya di Kelurahan Mautapaga.“Saya lihat suara saya banyak yang hilang khususnya di kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur.Saat Pleno di PPK saya mendapat suara 217, namun ketika Pleno rekapitualsi suara di KPU Ende suara saya menyusut menjadi 207,” ujarnya.

    Dia juga mengatakan, susutnya suara tidak hanya di Mautapaga namun juga di tiga kecamatan lainnya yang ada di Kota dan yang merupakan Dapil I.
     
    Lebih jauh dia mengemukakan,bukan itu saja di Keurahan Onekore Kecamatan Ende Tengah  dirinya juga merasa dicurangi karena perolehan suaranya jauh dari data yang dimiliki.

    Dia merasa suaranya sudah dimanipulasi oleh pihak penyelenggara, karena menurutnya selisihnya yang sangat tipis yakni dua suara terindikasi dicurangi.

    “Kalah dengan selisih yang jauh bisa dimengerti, tapi yang sekarang dengan dua suara. Makanya saya mempertanyakan pasti ada kecurangan” tuturnya.

    Karena itu dia berharap, agar penyelenggara pemilu baik KPU maupun Panwas untuk lebih jeli melihat persoalan ini. Karena jangan sampai ada caleg yang dikorbankan akibat kecurangan itu.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.