• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pelaksanaan ASN Perlu Dibarengi Transformasi Pola Pikir
    ELSA | Rabu, 30 April 2014 | 13:26 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pelaksanaan
    Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Ende Yohanis Nislaka

     
    Ende, Flobamora.net - Pemberlakuan UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ternyata harus dibarengi  pengembangan SDM aparatur sangat kompetitif. Untuk itu, diperlukan adanya transformasi pola pikir dan kemampuan guna mengidentifikasi mental blocks, serta memimpin dengan hati.

    Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Ende Yohanis Nislaka yang ditemui, Rabu (30/4) mengatakan, pengembangan SDM aparatur PNS Kabupaten/Kota ke depannya harus berpacu secara kompetensi, bukan bergantung pada kedekatan lagi.
     
    Dia menyebutkan, saat ini pihak Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi khususnya Deputy SDM Aparatur, tengah menggodok konsep program government relation and compliance, capacity building, dan pemaparan modul evaluasi program SDM aparatur.

    "Ini merupakan kerja sama Kementrian PAN dan RB dengan konsultan atau pihak ketiga agar memberi daya ungkit dan percepatan reformasi birokrasi," katanya.

    “menurutnya, dengan adanya konsep program yang dibuat konsultan menunjukkan komitmen adanya kebersamaan.Tidak hanya komitmen pemerintah, tapi juga swasta ikut andil dalam pekerjaan pemerintah.

    Dalam kaitan dengan Kabupaten Ende, lanjut Anis, aspek kedisiplinan PNS dari semua sisi pelaksanaan tupoksi harus benar-benar ditegakan. Sebab itu bersinggungan langsung dengan Sasaran Kerja Pegawai, Peraturan disipilin Pegawai serta UU ASN.

    “Soal penegakan disiplin itu sepenuhnya tergantung pada atasan terendah. Harus tegas dan berani mengambil tindakan, seperti adanya PNS yang melanggar ketentuan jam kerja, jam rehat seperti sekarang ini," katanya.

    Artinya, kata dia, tidak membuat SKP meninggalkan kantor tanpa izin yang berwenang, sakit atau izin tanpa pemberitahuan tertulis, tidak mengisi daftar hadir, dalam sehari bekerja tidak menghasilkan apa-apa.

    Dia menegaskan, jika ada PNS yang tidak mampu mentrasformasi pola pikir dengan pelaksanaan UU ASN, sebaiknya jauh hari sebelumnya mengundurkan diri sebagai PNS sebab tidak akan mampu berkompetisi secara sehat dengan sesama PNS lainnya yang ingin maju dan berkembang.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.