• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 17 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gubernur NTT Dukung Niat Pemerintah dan Rakyat Kabupaten Ende
    ALBERTO | Kamis, 15 Mei 2014 | 10:14 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gubernur
    Pelabuhan Ende

     

    Kupang, Flobamora.net - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung penuh niat pemerintah dan rakyat Kabupaten Ende memberikan nama Bung Karno sebagai nama pelabuhan di daerah itu.

     

    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Kamis (15/5) mengatakan,  pihaknya saat ini sedang menunggu usulan dari Pemkab Ende tentang pergantian nama Pelabuhan Ende ke Pelabuhan Bung Karno.

     

    “Nanti kita akan kaji, apakah nama itu pantas diberikan pada sebuah pelabuhan laut di Ende. Pasalnya, menggganti sebuah nama untuk sebuah objek seperti pelabuhan atau bandara memerlukan kajian dari berbagai aspek,” katanya.

     

    Dia menuturkan, jika usulan tersebut diproses di Jakarta harus ada dukungan dari pemprov. Seperti dulu waktu perubahan nama Bandara Waioti ke Frans Seda atau Pelabuhan Sadangbui ke Laurens Say. Atau juga Bandara Satartacik ke Frans Sales Lega. 

     

    Menurutnya, niat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende sangat mulia. Itu menunjukkan penghoramatan kepada Bung Karno , apalagi nama itu melekat erat dengan Ende, yang bukan dikenal sebagai tempat pengasingan Sang Proklamator itu tetapi tempat permenungan Pancasila.

     

    Kalau proses ini ke Jakarta harus ada dukungan dari pemprov. Seperti dulu waktu perubahan nama bandara Waioti ke Frans Seda artau Pelabuhan Sadangbui ke Laurens Say.

     

    Sebelumnya, Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu Ende berencana akan mencanangkan dan mengumumkan pergantian nama Pelabuhan Ende menjadi  Pelabuhan Bung Karno. Untuk itu pemerintah setempat meminta  dukungan masyarakat atas penamaan tersebut.

    Bupati Ende  mengatakan, dengan penamaan ini maka kehadiran Bung Karno saat dibuang ke Ende periode 1934-1938, bisa selalu dikenang dan dikenal seluruh warga bangsa ini, bukan saja masyarakat Kabupaten Ende dan NTT khususnya.

    “Saya akan mencanangkan nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.Karena Bung Karno namanya sudah familiar di tengah kita. Nama Pelabuhan Bung Karno untuk mengenang beliau ketika diasingkan ke Ende. Apalagi ketika diasingkan, pelabuhan inilah yang merupakan tempat sandarnya kapal yang membawa Bung Karno bersama keluarganya” katanya di Ende pekan lalu.

    Bupati Marselinus mengatakan, pemilihan nama Bung karno selain telah familiar alasan lainnya adalah jika menggunakan nama secara lengkap maka akan sama dengan nama pelabuhan yang ada di salah satu pelabuhan di Makasar yakni Pelabuhan Soekarno. Karena itu dirinya memakai  nama pelabuhan Bung Karno.

    “ Kalau pakai Pelabuhan Soekarno maka sudah ada nama salah satu pelabuhan yang ada di Makasar, makanya saya gunakan pelabuhan Bung Karno apalagi nama  Bung Karno sudah sangat familiar “ tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.