• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 17 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Penjelasan Ilmiah di Balik Mimpi
    ANA DEA | Selasa, 20 Mei 2014 | 08:25 WIB            #GAYA HIDUP

    Penjelasan
    Ilustrasi

     
    FLOBAMORA.NET - Mimpi indah, mimpi buruk, atau mimpi yang sudah kita lupakan sebelum membuka mata, para ilmuwan selama bertahun-tahun terus berusaha mengurai tabir mimpi. Dengan merekam aktivitas otak saat kita tertidur, para ilmuwan ingin memahami mengapa manusia bermimpi, makna mimpi, dan emosi di balik munculnya mimpi.

    Rahasia di balik mimpi memang belum terungkap seluruhnya, tapi setidaknya ini adalah hal-hal yang sudah diketahui para ilmuwan.

    - Mengapa kita bermimpi
    Kita bermimpi karena kita berpikir. "Bermimpi adalah proses berpikir dan sebenarnya merupakan lanjutan dari pikiran kita sepanjang hari. Semua yang kita pikirkan ternyata tidak berhenti meski kita tertidur," kata Lauri Loewenberg, penulis buku Dream On It: Unlock Your Dreams, Change Your Life.

    Saat kita tidur, bagian otak yang bertanggung jawab pada pikiran linear dan logika menjadi tidak aktif, sementara area yang mengontrol emosi lebih aktif. Dengan kata lain, apa yang kita pikir dan rasakan sepanjang hari terus diproses oleh area lain otak sehingga kita melihat gambar, simbol, emosi, dan metafora melalui mimpi.

    - Mimpi buruk
    Mimpi buruk ternyata memiliki efek emosional yang kuat. Penelitian menunjukkan, kesedihan, rasa sedih, bingung, dan takut, adalah emosi yang dirasakan seseorang saat ia terbangun dari mimpi buruk.

    - Pria dan wanita berbeda
    Kaum pria biasanya bermimpi tentang kehancuran alam atau pun perang, sementara wanita lebih sering bermimpi tentang konflik interpersonal. Perbedaan itu disebabkan karena banyak hal, mulai dari ekspektasi sosial hingga hormon.

    "Pria adalah kritikus tajam untuk dirinya, sehingga jika kita mengalami hal yang kurang berkenan biasanya saat malam kita bermimpi bertengkar atau berkelahi dengan karakter lain dalam mimpi," kata Lowenberg.

    - Gampang dilupakan
    Ada yang orang yang bisa mengingat mimpi mereka setiap bagun pagi, tapi ada yang tak ingat sama sekali. Orang yang sering terbangun di antara siklus tidur biasanya lebih gampang mengingat mimpinya. Saat bangun di malam hari otak punya waktu untuk menyimpan mimpi itu di ingatan jangka panjang.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        1 komentar



      Maria I. C. Ende 20 Mei 2014 - 09:42 WIB
      Masuk akal juga ya ... !
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.