• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 14 Desember 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Bupati Ende Deklarasikan Pelabuhan Ende jadi Pelabuhan Bung Karno
    LEX | Minggu, 01 Juni 2014 | 14:09 WIB            #NASIONAL

    Bupati
    Pelabuhan Bung Karno Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur

     
    ENDE, FLOBAMORA.NET - Bupati Ende Marselinus Y.W Petu secara resmi mendeklarasikan pergantian nama  Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.

    Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir pada saat prosesi kebangsaan, Sabtu (31/5), secara tegas Bupati Marsel mendeklarasikan perubahan nama tersebut.

    Pelabuhan Ende yang terletak persis di tengah kota, persisnya di Kecamatan Ende Selatan adalah pelabuhan yang pertama kali disinggahi Bung Karno ketika diasingkan ke Ende (1935-1938).

    Masyarakat  Ende menyambut baik ketika Bupati Masel Petu mengatakan pendeklarasian Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.

    Disaksikan Flobamora.net sesaat setelah rombongan prosesi kebangsaan turun dari perahu motor dari Pulau Ende dan sebelum pelaksanaan pendeklarasian, seluruh hadirin  yang ada pada acara prosesi kebangsaan terlebih dahulu mendapatkan penjelasan singkat tentang Bung Karno ketika tiba di Pelabuhan Ende.

    Usai mendapatkan penjelasan terkait dengan kehadiaran Bung Karno di Ende, Bupati Marsel Petu yang mengenakan pakain adat Ende-Lio  lantas dengan tenang maju ke depan dan dengan tegas dan tenang  mendeklarasikan Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno dan disambut tepuk tangan meriah oleh warga masyarakat dan undangan yang hadir saat itu.

    Usai mendeklarasikan, Bupati Marsel Petu menyerahkan naskah pendeklarasian kepada otoritas pelabuhan.

    Terkait perubahan nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno, dia mengatakan, hal itu untuk mengingatkan kepada seluruh warga,  terutama warga Kabupaten Ende tentang sosok Bung Karno sang Proklamator, yang merenung di pohon sukun dan  menemukan butir-butir  Pancasila ketika berada di Ende.

    "Saya sengaja memilih nama Bung Karno agar bisa membedakan dengan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Kalau nama Bung Karno, maka itu berarti hanya ada pada nama pelabuhan yang ada di Kabupaten Ende," katanya.

    Lalu, tambahnya,  mengapa bukan Pelabuhan Soekarno? Pelabuhan Soekarno sudah ada di Makasar, Sulawesi Selatan.

    Beberapa kalangan menyambut baik deklarasi pergantian nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.

    Namun mereka berharap, segala sesuatu terkait dengan administasi pergantian atau perubahan nama hendaknya diatur baik sehingga perubahan nama tersebut bisa diajukan ke pemerintah pusat.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.