• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 23 Februari 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Mereka Main Kasar, Kita Juga Bisa
    ANA DEA | Selasa, 03 Juni 2014 | 20:39 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab pertanyaan awak media menanggapi soal pemberian mandat kepada Gubenur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di kantornya, Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2014). Warta Kota/Henry Lopulalan

     
    JAKARTA -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyesali masih banyaknya angkot yang menggunakan area di sekitar bekas Terminal AKAP Lebak Bulus untuk mengetem. Menurut dia, hal ini telah mengganggu proses pengerjaan pembangunan dipo mass rapid transportation (MRT).

    Basuki mengatakan, hal ini terjadi lantaran tidak adanya ketegasan dari Pemprov DKI. Ia menginstruksikan agar kawasan tersebut segera disterilisasi. Ia pun mengaku tak akan menempuh cara-cara persuasif dan negosiasi.

    "Jadi kita mesti tegas. Kalau sudah dibebasin, jangan didudukin orang lagi, usir saja. Mereka main kasar, kita juga bisa. Kita ini pemerintah lho, resmi pegang senjata. Pemerintah itu dikasih pegang senjata untuk mewujudkan keadilan sosial. Jadi bukan berarti kejam," katanya di Balaikota Jakarta, Selasa (3/6/2014).

    "Sama dengan analogi dewi keadilan yang pegang timbangan sama pedang. Masa cewek cantik-cantik pegang pedang, tapi ya itulah keadilan," katanya lagi.

    Ia sendiri menduga ada pihak-pihak yang menerima keuntungan atas penggunaan lahan di sekitar Terminal AKAP Lebak Bulus. Ia menegaskan, pihak tersebut akan ditindak.

    "Masyarakat itu baik-baik. Biasa yang kayak gitu calo-calo dan pengusaha yang main. Hanya sekelompok orang yang main. Cari saja, identifikasi, kejar pajaknya, kayak Al Capone. Kita sudah kerja sama dengan Dirjen Pajak. Yang model-model begitu kejar saja pajaknya," ujarnya.

    "Pokoknya kita mesti keras. Tidak bisa tanah negara sudah dibebaskan, terus didudukin lagi. Minta uang ganti rugi lagi. Apa-apaan yang kayak gitu," tukas pria yang akrab disapa Ahok itu.

    Pada Selasa siang, Basuki ditemui oleh perwakilan dari PT MRT Jakarta, yakni Direktur Utama Dono Boestami dan Direktur Teknis Muhammad Nasyir. Hadir pula Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Akbar. Mereka bertemu untuk membahas dan mengatasi permasalahan tersebut.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.