• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 18 Juni 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jalan Lintas Utara Flores Siap Dilalui Saat Mudik
    ALBERTO | Jumat, 06 Juni 2014 | 19:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jalan
    Kadis PU NTT, Andre W. Koreh

     

    Kupang, Flobamora.net - Dinas Pekerjaan Umum Nusa Tenggara Timur (NTT) optimistis ruas jalan di jalur utara pulau Flores, yang melintasi Kabupaten Ende-Maumere hingga Flores Timur siap dilalui arus mudik Lebaran 2014.

     

    "Saat ini masih dilakukan pelebaran jalan nasional di ruas jalan yang menghubungkan sejumlah daerah di Utara Flores, termasuk di bagian Tengah Flores untuk menghubungkan akses dengan Flores Barat termasuk pemeliharaan sejumlah titik sehingga mudah dilalui kendaraan terutama pada saat mudik Lebaran," kata Kepala Dinas PU NTT, Andre W.Koreh, di Kupang, Jumat (6/6).

     

    Dia mengharapkan pelebaran jalan nasional di jalur-jalur tersebut dapat selesai pada H-10 sehingga tidak menghambat arus-mudik pada waktunya.

     

    Sebelumnya (hingga akhir 2013) sedikitnya 60 persen dari 1.700 kilo meter (km) ruas jalan provinsi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi rusak berat. Sementara kondisi terparah berada jalur utara Flores namun sudah bisa dilalui transportasi darat termasuk menjelang dan pada arus mudik dan arus balik.

     

    Ia menambahkan, kerusakan ruas jalan tersebut akibat bencana alam yang melanda walayah tersebut. Bencana tanah longsor menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan-jalan di wilayah NTT terutama di Flores baik jalan provinsi, kabupaten maupun jalan nasional trans Flores.

     

    Menurut dia, kondisi yang paling parah adalah ruas jalan kabupaten/kota. Dari 14.000 km hanya sekitar 30 persen dalam kondisi baik, sedangkan sisanya dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat.

     

    "Kenyataan tersebut justru jauh berbeda dengan kondisi jalan nasional. dari panjang ruas jalan nasional di NTT 1.400 km, sekitar 90 persen dalam kondisi baik," imbuhnya.

     

    Dia mengakui, keterbatasan alokasi anggaran yang mengakibatkan pihaknya sulit memperbaiki ruas jalan yang rusak. Bahkan melalui APBD provinsi yang dialokasikan setiap tahun tidak mencukupi untuk membuat jalan menjadi lebih baik.

     

    Dia mengatakan saat ini yang bisa dilakukan adalah pemeliharaan terhadap ruas jalan penting terutama yang berhubungan dengan akses ekonomi masyarakat melalui Unit Pemeliharaan Rutin (UPR) yang ada di setiap kabupaten/kota.

     

    Karena itu pendapat Ekonom Senior Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan fokus pemerintahan baru nanti dalam bidang ekonomi adalah memperkuat sarana infrastruktur yang bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional perlu mendapatkan apresiasi.

     

    "Siapapun presidennya, penguatan sektor manufaktur, pertanian dan ekspor harus dilakukan, dengan melakukan pembenahan infrastruktur yang menjadi prioritas," katanya dalam pemaparan di Jakarta, Rabu (16/4) lalu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.