• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 16 Desember 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    JK : Bangsa Ini Butuh Pemimpin yang Jujur
    ALBERTO | Kamis, 19 Juni 2014 | 16:59 WIB            #PEMILU

    JK
    Cawapres Jusuf Kalla, saat Kampanye di Kupang (Foto : John Seo)

     

    Kupang,Flobamora.net  - Calon Wakil Presiden RI, Haji Muhammad Jusuf Kalla menegaskan, nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan ditentukan tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Masyarakat akan menentukan siapa pemimpin negeri ini lima tahun mendatang. Nasib bangsa ini ditentukan oleh masyarakatnya, karena itu perlu keseriusan masyarakat untuk memilih pemimpin negeri tercinta ini dengan tepat.

     

    “Pasangan calon presidin Jokowi-JK adalah pasangan yang lahir dari masyarakat yang memiliki prinsip hidup jujur, sederhana dan merakyat. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang jujur, sederhana dan merakyat. Kami berdua sudah membuktikan prinsip hidup seperti itu,” kata JK di hadapan ribuan massa yang memadati acara Kampante Akbar di Gedung Olahraga (GOR) oepoi, Kupang, Kamis (19/6) petang.

     

    Di hadapan massa pendukungnya, Jusuf Kalla juga mengklarifikasi berbagai julukan terhadap masyarakat Indonesia Timur yang disampaikan berbagai pihak di berbagai tempat selama masa kampante pilpres ini.

     

    “Orang Indonesia Timur itu memang tukang berkelahi, tetapi tidak menculik orang. Orang Indonesia Timur jangan dianggap remeh oleh siapapun di bumi Indonesia ini, karena mereka juga anak bangsa yang hidup di negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta ini,” kata JK disambut aplaus meriah pendukung.

     

    Dalam kampanye akbar itu, JK mengelorakan semangat masyarakat NTT untuk memilih pemimpin bangsa ini yang akan memiliki nurani yang baik dan benar. Jokowi dan JK memiliki kepedulian yang besar terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur.

     

    “Kami berdua berjuang untuk seluruh masyarakat Indonesia, tentu juga daerah ini. Kita ingin  bersama seluruh masyarakat NTT untuk memajukan daerah ini setara daerah lainnya di Indonesia,” kata mantan Wapres RI, 2004-2009 ini.

     

    Negara Indonesia kata JK, harus dibangun dengan sebuah gerakan yang besar yakni Revolusi Mental. Revolusi mental yang digelorakan pasangan Jokowi-JK itu ingin membangun negeri ini untuk segera bangkit dan harus lebih maju sejajar dengan negara lainnya dalam segala hal.

     

    “Bangsa ini harus dibawa dengan bailk dalam sebuah revolusi mental yang cepat. Segala konflik di negeri ini harus diselesaikan dengan bijaksana tanpa harus dengan kekerasan, dan selalu mengedepankan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

     

    Menurutnya, pemimpin yang baik akan membawan negara ini menjadi baik. Pemimpin yang baik itu harus mengedepankan sikap kejujuran, kesederhanaan dan selalu hidup bermasyarakat. Sebaliknya, kalau pemimpinnya buruk semuanya akan menjadi buruk juga.

     

    “Saya berjanji bersama Jokowi, bila masyarajkat memberikan amanah ini kepada kami pada tanggal 9 Juni mendatang, kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Apabila anda memilih kami berdua, kami sudah berkomitmen untuk akan memperhatikan negara ini dengan baik selama lima tahun termasuk NTT ini,” katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.