• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 18 Juni 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rumah Perempuan Kupang Dampingi Tujuh Suami Korban KDRT
    DEWA HAYON | Minggu, 22 Juni 2014 | 19:17 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rumah
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net – Lembaga Rumah Perempuan Kupang (RPK) mendampingi tujuh suami korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),

     

    “Suami  korban KDRT  yang didampingi RPK adalah mereka yang di terlantarkan istri , ditinggalkan istri karena kawin lagi atau menikah dengan laki- laki lain dan istri sebagai penopang ekonomi rumah tangga menceraikan suaminya,” kata Koordianator Divisi Pendampingan Anak Berhadapan dengan Hukum RPK,Ester Mantaon, pada acara diskusi bersama jurnalis yang di selenggarakan oleh Peace Jurnalis Comuniti Kupang (PJCK), Sabtu (21/6).

     

    Menurutnya, pendampingan yang dilakukan guna menciptakan kembali keharmonisan rumah tangga, karena KDRT berdampak pada  anak, sehingga semua yang dilakukan demi kepentingan anak, sehingga hak-hak mereka bisa terpenuhi.

     

    Selain itu,lanjutnya , diketahui suami merupakan kepala rumah tangga dan tentunya punya tanggung jawab ,sehingga pendampingan yang diharapkan adalah bisa kembali membina kehidupan antara suami - istri yang harmonis.

     

    “Pendampingan dan advokasi KDRT yang dilakukan selama ini  , 80 persen kasusnya sudah  ditarik  atau diselesaikan, karena semunya demi kepentingan anak,” katanya.

     

    Ester mengaku, peran RPK dalam menciptakan perdamaian dalam keberagaman saat ini terus membangun kerja sama tokoh agama, tokoh masyarakat , kelompok kaum perempuan  melalui berbagai kegiatan maupun pelatihan .

     

    Kata dia, RPK saat telah membentuk kelurahan model yang di dalamnya ada pihak- pihak terkait dengan tujuan mendorong mereka  untuk dapat berperan dalam penanganan berbagai kasus agar tidak terjadi konflik yang dapat memecah belah rasa persaudaraan  yang terjadi di lingkungan mereka masing-masing .

     

    “Kelurahan model  yang sudah terbentuk yakni Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kelapa Lima dan Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak,” katanya.

     

    Dia menambakan, untuk menciptakan perdamaian dalam keberagaman RPK tidak bekerja secara sendiri, tetapi mendapat dukungan dari aliansi lain  seperti PJCK, Kupang,Cis Timor , Yayasan Tanpa Batas (YTB) dan Kompak serta media massa .***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.