• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Sikka Harus Berindak Tegas Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual
    ALBERTO | Kamis, 03 Juli 2014 | 12:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Anggota Komisi D DPRD NTT, Angela Mercy Piwung

     

    Kupang, Flobamora.,net - DPRD Nusa Tenggara Timur ( NTT) meminta Bupati Sikka untuk memberikan tindakan tegas terhadap Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Nita, KM dan salah seorang guru di sekolah itu LL,karena tindakan keduanya sudah di luar batas kewajaran sebagai pendidik.

     

    Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi Pendidikan atau Komisi D DPRD NTT, Angela Merci Piwung, di Kupang, Kamis (37/) menanggapi kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kedua oknum guru tersebut terhadap puluhan siswi di sekolah tersebut.  

     

    “Sungguh memalukan dan di luar kewajaran. Guru yang semestinya menjadi pantutan bisa bertindak seperti itu dan melakukan perbuatan yang memalukan terhadap sisiwa yang seharusnya dilindungi,” katanya.

     

    Menurutnya, Bupati Sikka selaku pembina kepegawaian di daerah itu harus berindak tegas dan jika perlu memecat oknum guru yang tidak bermoral tersebut, sehingga menjadi pelajaran bagi guru-guru yang lain untuk tidak melakukan perbuatan yang sama.

     

    Permintaan serupa juga disampaikan Sekretaris Komisi D, Tony Bengu. Menurut Tony, kedua guru tersebut tidak menjaga etika mereka sebagai pendidik.Sejatinya, mereka menjadi pelindung bagi para siswanya, bukan sebaliknya melakukan perbuatan yang memalukan seperti itu.

     

    “Aneh, jika guru mencari tahu atau mengecek keperawanan seseorang. Itu bukan tugas guru apalagi guru laki-laki. Jika memang ada yang mencurigkan bisa meminta petugas medis atau rumah sakit,” katanya.

     

    Dia menduga, baik kepala sekolah maupun guru bantunya mengidap penyakit aneh, sehingga bisa melakukan perbuatan itu dan tidak bisa menjaga anak didik mereka yang seharusnya mendapat bimbingan atau perlindungan.

     

    Dia juga menyarankan Pemkab Sikka mencarikan lembaga yang berkompeten untuk mendampingi anak-anak yang diduga telah menjadi korban pelecehan seksual tersebut, paling tidak menyelamatkan mereka dari trauma dan rasa malu.

     

    Sebelumnya diberitakan, kasus menghebohkan terjadi di SMP Negeri 2 Nita yang terletak di Desa Nirangkliung Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

     

    Terungkap, sebanyak 18 siswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual kepala sekolah setempat bernama KM dan 40 siswi lainnya di sekolah yang sama diduga pernah  berhubungan seks dengan salah seorang guru pada sekolah tersebut yakni LL.

     

    Pelaku yang juga kepala sekolah dan guru bantu di sekolah itu sudah diamankan di Mapolres Sikka sejak Senin (30/6) dan Rabu (2/70,  usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres setempat.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.