• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Orang Tua Murid Protes PSB di SMPN 3 Naikolan
    ALBERTO/RISKY | Rabu, 16 Juli 2014 | 16:25 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Orang
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net - Puluhan orang tua calon siswa SMPN 3 Naikolan, Kupang, memprotes Penerimaan Siswa Baru (PSB) pada sekolah tersebut. Protes dilakukan karena calon siswa yang berada di sekitar sekolah tersebut tidak diterima.

     

    Agus Manimai dan Benehas Taneo,  yang mewakili para orang tua calon siswa itu di Kantor Dinas PPO Kota Kupang , Rabu (16/7) mengemukakan, mereka kecewa dengan proses PSB pada sekolah tersebut.

     

    Pasalnya, saat pengumuman PSB tidak termuat atau diumumkan soal standar NEM. Namun saat pengumuman, digunakan standar NEM, dimana standar NEM yakni, 21,75. Akibtanya anak mereka tidak diakomodir.

     

    Selain itu kata keduanya, rumah mereka berdekatan sekolah dan sesuai instruksi Wali Kota Kupang perlu diakomodir anak-anak di sekitar sekolah. Ternyata kebijakan sekolah tidak mengikuti instruksi wali kota.

     

    "Kami kecewa dengan PSB ini. Karena itu, kami datang menghadap Dinas PPO untuk meminta kebijakan," papar keduanya senada.

     

    Di sekolah itu kata mereka , penerimaan siswa pada sekolah itu sebanyak 228 orang calon siswa.

     

    Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jonas Salean yang dimintai tanggapannya terkait protes orang tua siswa mengatakan, pihaknya sejak awal telah menegaskan agar perlu diperhatikan anak-anak sekitar sekolah,  agar tidak terjadi gesekan-gesekan atau masalah.

     

    "Kita sudah instruksikan agar kepala sekolah perhatikan calon siswa sekitaran sekolah, baik SMPN dan SMAN/SMKN," paparnya.

     

    Dia menambahkan, untuk mengatasi itu, pihaknya akan segera melakukan pendataan, untuk agar bisa mengakomodir calon siswa di sekolah-sekolah. Pendataan dilakukan agar tidak ada permainan di sekolah, terutama mengakomodir calon siswa dari luar.

     

    "'Kita akan data, calon siswa sekitaran sekolah, biar tidak ada permainan oleh pihak sekolah," tegasnya.

     

    Dia juga meminta, tidak ada pungutan dalam PSB yang dilakukan. "Saya minta tidak ada pungutan dalam PSB. Jika ada maka dilaporkan ke Dinas PPO Kota Kupang," pungkas mantan Sekda Kota Kupang itu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.