• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 Juni 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Alasan Rhoma Minta Kubu Jokowi dan Prabowo Jaga Situasi Kondusif
    ANA DEA | Minggu, 20 Juli 2014 | 12:21 WIB            #NASIONAL

    Alasan
    Raja dangdut Rhoma Irama melakukan konferensi pers dikediamannya di kawasa Jakarta Selatan. Rhoma mengajak semua pihak untuk menjaga situasi kondusif mejelang pengumuman resmi KPU hasil pilpres 2014. Kompas.com/Robertus Belarminus

     
    JAKARTA, FLOBAMORA.NET - Raja dangdut Rhoma Irama angkat bicara terkait situasi menjelang pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) hasil pilpres 2014. Rhoma melihat, ada potensi berlawanan dari dua kubu yang mengacu pada hasil quick count lembaga survei.

    "Karena saya melihat ada dua kelompok yang berbeda. Oleh karena itu ini ada potensi berlawanan. Jadi kita harus taat azas-lah. Jadi bukan berdasarkan quick count, tapi dari real count KPU," kata pria yang juga pernah diusung sebagai calon presiden oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. saat jumpa pers di kediamannya di Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2014).

    Sebagai tokoh nasional dan ulama, kata Rhoma, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk menegakan sportivitas. Ia meyakini, di bulan suci ini masyarakat tidak akan terpancing dengan isu-isu yang membuat situasi tidak kondusif.

    "Pertama pelaksanaan pilpres ini kan dibulan Ramadhan, umat Islam dapat meredam. Dan itu berpengaruh besar. Kedua ada momen world cup juga," ujar Rhoma.

    Melalui pesta olah raga sepak bola sedunia tersebut, Rhoma mengajak publik mengambil contoh sportivitas yang ditunjukan, baik oleh pesepak bola ataupun wasit yang memimpin jalannya pertandingan. "Jadi itu pelajaran politik bagi dunia," katanya.

    Sebelumnya, merilis video dengan mengangkat lagu yang pernah dibuatnya tahun 1985, berjudul "stop permusuhan, stop perdebatan", dengan maksud mengajak masyarakat menjaga situasi tertib dan kondusif menjelang pengumuman KPU terkait pilpres. Lagu yang dirilis ini, memuat tayangan video dirinya saat melakukan kampanye di Palembang. Tayangan video tersebut dapat dilihat melalui Youtube.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.