• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 21 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jasa Raharja Bayar Klaim Lakalantas Rp5,192 Miliar
    ALBERTO | Senin, 21 Juli 2014 | 14:15 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jasa
    Ilustrasi

     

    Kupang,Flobamora.net - Semester pertama tahun 2014, terhitung sejak Januari- Juni, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT telah membayar klaim korban kecelakaan lalu lintas sebanyak 342 orang dengan jumlah klaim sebesar Rp5, 192 miliar lebih.


    Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT, M. Supriadi sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (21/7). Dia merincikan, dari jumlah korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sebanyak 342 orang tersebut, terdiri atas meninggal dunia sebanyak 150 orang dengan nilai klaim Rp4, 460 miliar lebih.

     

    Korban luka- luka sebanyak 175 orang dengan nilai klaim Rp575, 897 juta lebih. Korban cacat tetap sebanyak empat orang dengan nilai klaim Rp140, 600 juta. Sedangkan biaya penguburan untuk tujuh orang dengan nilai klaim Rp16 juta.

    “Dari korban lakalantas tersebut, lebih banyak didominasi oleh pengendara sepeda motor dengan tingkat vatalitas kurang lebih 70 persen,” katanya.


    Menurut dia, korban lakalantas pengendara sepeda motor itu lebih banyak didominasi oleh pelajar usia muda. Mereka mengendarai sepeda motor tapi tidak memakai helm berstandar. Bahkan ada yang tidak menggunakan helm sama sekali. Akibatnya, ketika jatuh kepalanya langsung berbenturan dengan aspal dan bisa berdampak pada gegar otak.

    Supriadi menyatakan, jumlah korban yang ditangani dalam semester pertama tahun ini cukup banyak karena manajemen Jasa Raharja menerapkan sistim jemput bola. Dimana, setiap hari seorang petugas mengunjungi semua rumah sakit. Ketika ditemukan ada pasien korban lakalantas yang belum ditangani, langsung diambil data dan langsung ditindaklanjuti dengan proses pembayaran klaim.

     

    Dalam tahap proses ini, dilaporkan ke polisi untuk ditangani sesuai prosedur kepolisian dengan berpedoman pada aturan yang berlaku. Terkait hal ini, Jasa Raharja Cabang NTT telah berdiskusi dengan Satlantas Polres Kupang Kota untuk samakan persepsi.

    Ia menuturkan, untuk korban meninggal dunia, pelayanan pembayaran klaim hanya menghitung jam. Namun pembayarannya dilakukan di rumah korban dan diupayakan agar jenazah belum dimakamkan. Tujuannya, pada kesempatan pembayaran klaim itu, sekaligus digunakan sebagai sosialisasi tentang hak dan kewajiban masyarakat terkait korban lakalantas.


    “Kita harus akui, masyarakat belum mengetahui tentang hak dan kewajiban terkait lakalantas, sehingga sosialisasi itu sangat penting dilakukan,” tandasnya.

     

    Kanit Pelayanan Jasa Raharja Cabang NTT, Johan Karel menguraikan, dalam kurum waktu tiga tahun, terhitung mulai tahun 2010 sampai 2013, PT Jasa Raharja Cabang NTT membayar klaim kepada 2. 714 korban lakalantas dengan nilai Rp 43, 932 miliar lebih.

     

    Jumlah korban dan nilai klaim itu terdiri atas meninggal dunia sebanyak 1. 408 orang dengan nilai Rp37, 859 miliar lebih. Korban luka- luka sebanyak 1. 259 orang dengan nilai klaim Rp4, 823 miliar lebih. Cacat tetap sebanyak 29 orang dengan nilai klaim Rp1, 200 miliar lebih. Sedangkan biaya penguburan sebanyak 18 orang dengan nilai klaim sebesar Rp50 juta.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.