• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Australia Diminta Stop Menggertak Indonesia
    ALBERT R. | Jumat, 03 Januari 2014 | 11:46 WIB            #INTERNASIONAL

    Australia
    Ferdi Tanoni (Foto : Dok)

     

    Kupang, Flobamora.net - Pemerhati masalah Australia, Ferdi Tanoni, meminta pemerintah  negara benua itu  berhenti menggertak Indonesia dengan mengeluarkan Travel Warning. Pasalnya, kebijakan itu tidak akan menurunkan animo masyarakat negara tersebut untuk datang berkunjung ke Indonesia.

     

    “Meski ada peringatan itu, setap hari pesawat dari Australia yang membawa wisatawan ke Indoensia selalu penuh. Entah itu ke Bali, Lombok atau Jakarta dan destinasi pariwisata lainnya di Indonesia.Itu artinya, masyarakat Australia jauh lebih mengetahui situasi di Indonesia ketimbang pemerintahnya sendiri,” kata Tanoni di Kupang, Jumat (03/2).

     

    Sepatutnya, menurut dia,  travel warning itu tidak boleh dikeluarkan Pemerintah Australia, karena tidak ada masalah apa-apa, apalagi tidak ada hal yang luar biasa dan mengganggu kepentingan Australia.

     

    Dia menuturkan, Pemerintah Australia jangan menggertak Indonesia, seolah-olah dengan travel warning itu sektor pariwisata  negara ini akan menurun. Justru wisatawan manca negara yang datang ke Indonesia selama ini,  sekitar 70 persen berasal dari Australia.

     

    “Saya menyarankan, Pemerintah Indonesia tidak perlu menganggapi hal itu itu. Masa bodoh.  Masa perpindahan barang dan orang harus diatur pemerintah. Aneh kebijakan seperti itu,” tandas Tanoni yang akhir tahun 2013  lalu menerima penghargaan dari Organisasi Pengacara Federal Australia itu.

     

    Dia menilai, apa yang dilakukan Australia itu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta yang ada. Apalagi, kepolisian dan TNI telah melakukan upaya penuh untuk mencegah aksi teroris kembali terjadi di Indonesia.   

     

    Sebagaimana diketahui, Departemen Luar Negeri Australia secara resmi mengeluarkan peringatan wisata atau 'travel warning' untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Peringatan itu diberikan terhadap sejumlah lokasi wisata di Tanah Air, termasuk Pulau Bali.

    Dalam peringatan terbarunya itu, Deplu Australia mengindikasikan ada kelompok teroris yang masih beraktivitas di Indonesia, meski sudah ada upaya dari aparat keamanan untuk menghentikannya.

    Terkait peringatan yang dikeluarkan pemerintah Australia, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam), Djoko Suyanto tidak mau ambil pusing.  Bahkan, seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Australia itu dianggap angin lalu.

    "Silakan saja Australia mau bikin apa," tandas Djoko.*** (AR)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.