• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 20 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gara-Gara WIL, Suami Aniaya Istri
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 24 Juli 2014 | 22:29 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gara-Gara
    Sumiyati, Korban Penganiayaan Suami

     

    Maumere, Flobamora.net - Nasib apes dialami Sumiyati, 34 tahun, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Waturia, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda.

     

    Dia dianiaya oleh Arsunil Taher, 60 tahun, suami sendiri pada Minggu (20/7). Pemicunya, gara-gara suaminya memiliki wanita idaman lain (WIL) yang berstatus janda.

               

    Sehari sesudah penganiayaan, korban yang sehari-hari berjualan es dan bakso ini pun langsung melaporkan kasus ini ke Unit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Polres Sikka.

     

    Arsunil Taher pun segera dijadikan tesangka atas perilakunya. Hingga Kamis (24/7) siang tadi pelaku belum ditahan. Kapolres Sikka Budi Hermawan melalui Kepala Unit Tipiter, Made Sutama berencana menjemput pelaku untuk ditahan di tahanan Polres Sikka.

               

    Pada Kamis (24/7) siang tadi, Sumiyati kembali mendatangi Unit Tipiter. Dia membawa serta sebatang kayu reo sebagai barang bukti. Barang bukti itu tersebut diserahkan kepada Made Sutama. Bersama dia, datang juga beberapa saksi untuk memberikan keterangan atas kasus penganiayaan ini.

               

    Kepada Flobamora.net, Sumiyati menunjukkan bekas pukulan pelaku kepada dirinya. Punggung bagian belakang Sumiyati masih terlihat membiru. Dengan kayu yang sama pelaku juga memukul kepala, leher, dan kaki korban. Dia sendiri sudah mengambil visum atas tindakan penganiayaan yang dia terima.

               

    Sumiyati mengaku sudah mengetahui suaminya memiliki WIL. Dia perkirakan hal itu sudah terjadi selama tiga bulan terakhir. Kepada suaminya di sudah pernah sarankan untuk menceraikan dirinya, dan dia mempersilahkan menikahi WIL itu. Namun, saran tidak ditanggapi pelaku.

               

    Pada Kamis (17/7), pelaku menyuruh Sumiyati menginap di rumah anak mereka di Nangahure. Sumiyati pun berangkat ke Nangahure. Ternyata pada malam itu pelaku mendatangi rumah WIL yang tidak jauh dari rumah mereka.

     

    Gelagat pelaku ini tercium oleh masyarakat  sekitar. Anak pelaku bersama sejumlah warga lainnya memergoki pelaku dan WIL dalam rumah tersebut. Pelaku sempat dipukul oleh anaknya.

               

    Mendengar informasi tentang hal ini, Sumiyati pun segera kembali ke Waturia. Dia melampiaskan emosi kepada suaminya. Keduanya pun terlibat adu mulut. Di saat itu pelaku mengambil sebatang kayu reo yang berada di sekitar pantai, dan langsung menganiaya korban.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.