• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pejabat Kinerja Buruk Dipromosikan, DPRD Sikka Protes
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 14 Agustus 2014 | 15:20 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pejabat
    Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka, Landoaldus Mekeng

     

    Maumere, Flobamora.net - Mutasi dan promosi ratusan pegawai negeri sipil (PNS) pada Pemkab Sikka baru-baru ini mendapat sorotan dari DPRD Sikka. Lembaga wakil rakyat ini melakukan protes karena Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera justeru mempromosikan pejabat yang dinilai kinerjanya buruk.

     

    Hampir semua fraksi di DPRD Sikka mengedepankan kebijakan mutasi dan promosi ini ketika pembahasan RAPBD Perubahan TA 2014. Sikap politik itu disampaikan ketika fraksi-fraksi menyampaikan pemandangan umum atas pidato pengantar Bupati Sikka tentang RAPBD Perubahan TA 2014, Selasa (12/8).

     

    Fraksi Partai Golkar misalnya, mempertanyakan pertimbangan Bupati Sikka terhadap kebijakan mutasi dan promosi yang baru dilakukan, terutama pengangkatan beberapa pejabat yang selama ini kinerjanya kurang baik.

     

    “Bebarapa pejabat yang selama ini kinerjanya kurang baik tetapi diangkat dalam jabatan, sementara pejabat yang sesungguhnya mempunyai kinerja bagus malah dimutasikan,” tukas Fraksi Partai Golkar.

     

    Tidak sekedar menyoroti, tapi fraksi ini pun menyodorkan contoh pengangkatan Hamid Ola Bahi sebagai Lurah Wolomarang dan Yohanes Karollus sebagai Lurah Kota Uneng. Dua pejabat ini, yang sebelumnya sebagai Kasie Trantib di Kantor Kecamatan Palue dan Sekretaris Lurah Beru, menurut informasi yang diterima Fraksi Partai Golkar, menyebutkan keduanya mempunyai riwayat kinerja yang buruk.

     

    Fraksi ini pun menyentil mutasi terhadap Maria Minsia Letisia yang dipandang mempunyai kinerja bagus  terutama dalam melakukan lobi-lobi  dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Maria Minsia Letisia pada akhirnya tidak menghadiri pelantikan, dan rencananya Bupati Sikka akan menonjobkan yang bersangkutan menjadi staf fungsional.

     

    Terkait protes dan sorotan tentang kebijakan mutasi dan promosi, Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera di paripurna DPRD Sikka, Rabu (13/8), menjawabnya dengan sederhana sekali. Menurut Yoseph Ansar Rera, kebijakan tersebut sudah dilakukan sesuai kewenangan dan berjalan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

     

    Landoaldus Mekeng, anggota Fraksi Partai Golkar menangkap kesan Bupati Sikka menempatkan pejabat hanya asal-asalan saja. Mantan Sekda Flotim ini mengaku belum melihat keseriusan Bupati Sikka dalam melakukan penataan birokrasi.

     

    Hal ini dapat dilihat dari pengangkatan jabatan yang tidak memperhatikan jenjang kepangkatan, sehingga berakibat pangkat atasan lebih rendah dari pangkat bawahan.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.