• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 15 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ratusan Sajam Disita dari Lokasi Bentrok Antarwarga di Lembata
    RSKY | Selasa, 19 Agustus 2014 | 12:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ratusan
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net  - Aparat kepolisian resor Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan sweeping dan menyita ratusan senjata tajam (sajam) di dua desa yang bentrok yakni Desa Wulandoni dan Pantai Harapan.

     

    "Mulai hari ini kami gelar sweping senjata tajam yang masih ada di tangan masyarakat setempat," kata Kasat Reskrim Polres Lembata, Inpektur Dua Abdurahman Riantobi yang dihubungi wartawan dari Kupang, Selasa (19/8).

     

    Dia menyebutkan, senjata tajam yang disita, dari desa Wulandoni berupa 13 batang tombak, 25 blah parang, delapan busur , 30 anak panah dan dua batang panah ikan. Di Desa Pantai Harapan 101 bilah parang, 29 batang tombak, lima busur 26 batang anak panah 26, sembilan bilah kapak, dua batang panah ikan, dan satu pucuk senapan angin.

     

    Sweping yang dilakukan ini, katanya, untuk meredam bentrokan di antardua desa itu. Saat ini, pihaknya keamanan sedang melakukan pemulihan di dua desa itu, karena kedua pihak yang bertikai sudah sepakat berdamai.

     

    " Kemarin, setelah Forkopimda Lembata turun ke lokasi sudah ditandatangani kesepakatan antardua desa itu termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berdamai," ujarnya.

     

    Dia menambahkan, pihaknya belum menahan warga yang diduga terlibat dalam bentrokan atau aksi pembunuhan terhadap salah satu warga dan masih dilakukan penyelidikan kasus kematian dan bentrokan itu.

     

    Dia menambahkan, aparat kepolisian dan TNI masih siaga di lokasi bentrokan untuk memastikan suasana benar-benar kondusif . Sementara itu, sudah ada langkah dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik batas desa, yang menjadi pemicu sengekata.

     

    "Pengamanan terus dilakukan di lokasi bentrokan hingga situasi benar-benar kondusif," pungkasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.