• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 19 September 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Buka Akses Jalan ke Pantai Koka, Pemilik Tanah Tuntut Uang Sirih Pinang
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 21 Agustus 2014 | 20:54 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Buka

     
    Maumere, Flobamora.net - Pemkab Sikka pada tahun ini berencana meningkatkan akses jalan menuju objek wisata Pantai Koka di Desa Wolowiro Kecamatan Paga. Namun rencana ini dijegal oleh para pemilik tanah. Mereka menuntut pemerintah memberikan uang sirih pinang sesuai luas tanah masing-masing.  

               

    Tuntutan tersebut disampaikan 22 orang pemilik tanah, langsung kepada Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, di lokasi Pantai Koka, Kamis (21/8). Yoseph Ansar Rera berada di situ untuk meresmikan peningkatan ruas jalan Wolowiro-Pantai Koka sepanjang 1,8 kilometer.

               

    Sebelum peresmian sebagai tanda dimulainya pengerjaan peningkatan ruas jalan tersebut, Ansar Rera terlebih dahulu membuka ruang dialog dengan para pemilik tanah.

     

    Dialogi terpaksa dilakukan, karena sehari sebelumnya para pemilik tanah mengajukan tiga tuntutan yang mesti dipenuhi pemerintah sebelum pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut.

               

    Tiga tuntutan itu yakni pemerintah wajib memberikan ganti rugi pohon dan tanaman yang digusur untuk pengerjaan jalan, pemerintah wajib menyerahkan penghargaan kepada pemilik tanah berupa uang sirih pinang sesuai luas tanah masing-masing, dan pemerintah wajib memperhatikan masa depan dan kelanjutan hidup para pemilik tanah dan ahli waris.

               

    Tuntutan para pemilik tanah ini dirasakan cukup berat bagiBupati Sikka, terutama tuntutan kedua dan ketiga. Pemkab Sikka, tutur Ansar Rera, hanya sanggup menjawabi tuntutan yang pertama.

               

    Disaksikan Flobamora.net, karena belum mencapai kata sepakat, Ansar Rera meminta para pemilik tanah berunding lagi. Mereka pun akhirnya berunding saat itu juga, sampai tiga kali diskusi internal.

               

    Dari pertemuan internal yang ketiga kalinya, barulah para pemilik tanah mencapai kata sepakat. Mereka setuju kesanggupan pemerintah memberikan ganti rugi pohon dan tanaman yang ikut tergeser.

     

    Selain itu mereka menambahkan satu tuntutan baru yakni pembagian hasil karcis masuk menuju Pantai Kota. Untuk tuntutan pembagian hasil karcis masuk, Ansar Rera menyetujui, namun dengan berbagai pertimbangan, terutama mesti dibicarakan dengan DPRD Sikka.

               

    Dengan kesepakatan ini, pengerjaan peningkatan jalan Wolowiro-Pantai Kota pun langsung dimulai. Sebagai simbolis dimulainya pekerjaan ini, Ansar Rera pun mengoperasikan buldozer untuk menggusur beberapa tanaman di ruas jalan yang akan dikerjakan.

               

    Peningkatan jalan Wolowiro-Pantai Koka ini dilaksanakan oleh CV Triofa Perkasa Sejati dengan nilai kontrak Rp 1.882.851. Pekerjaan akan dilaksanakan selama 150 hari kalender kerja, terhitung 14 Juli 2014 sampai dengan 10 Desember 2014.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.