• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 18 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Tiga Situs Bung Karno di Ende Direvitalisasi
    ALBERTO | Selasa, 26 Agustus 2014 | 14:24 WIB            #NASIONAL

    Tiga
    Gereja Katedral Ende

     

    Ende , Flobamora.net -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam tahun anggaran 2014 ini melaksanakan pemugaran atau revitalisasi  tiga itus peninggalan yang berhubungan dengan Bung Karno selama masa pengasingannya di Ende, Flores 1934 – 1938.

     

    Kepala Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran  pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan M. Natsir, sesuai bertemu Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu, Selasa (26/8) mengatakan, tiga situs yang dipugar tahun ini adalah Masjid Ar-Rabithah, tempat Bung Karno selalu melaksanakan shalat Jumat, Katedral Ende, tempat Bung Karno mengembangkan pengetahuan dan relasi.

     

    “Katedral memilik nilai historis. Lantaran di Katedral itu Bung Karno menjalin kerja sama serta menjalin persahabatan dengan pastur,” katanya.

     

    Menurutnya, akan dipugar pula gedung pertunjukan Immaculata sebagai tempat pementasan tonil drama karya Bung Karno dan masyarakat lokal.  Selama pengasingan Bung Karno menghasilkan dan mementaskan 13 karya drama. 

     

    Dia menuturkan, masih ada lagi situs yang juga akan dipugar , seperti rumah pastoran Katedral Ende,  yang menjadi tempat Bung Karno meminjam buku pengetahuan dan berorientasi dengan para pastor.

     

    “Untuk pemugaran ketiga situs tersebut akan menghabiskan dana Rp 7,9 miliar. Saat ini sedang proses tender.Diharapkan tahun depan sudah bisa selesai,” katanya.

     

    Sementara Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu mengatakan, pemugaran situs Bung Karno tersebut tentunya memberikan gema dan resonasi nasional.  Di satu sisi,  apa yang dilakukan dalam  memugar sepuluh situs Bung Karno itu adalah langkah mulia dan penting.

     

    Di sisi lain, kata dia, apa yang tersirat dalam kerja besaf ini adalah menghidupkan semangat bangsa.  Ini punya arti strategis, agar nasionalisme bisa tumbuh terus, teristimewa pada generasi muda.

     

    “Kami juga setuju dengan niat pemerintah pusat menjadikan sirus –situs Bung Karno sebagai Cagar Budaya, yang saat ini prosesnya dilakukan sesuai dengan anturan Undang-undang  yang berlaku,” tambahnya.

     

    Sebelumnya, pada  puncak peringatan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2013 lalu, telah diresmikian dua situs oleh Wapres Boediono yakni rumah tempat tinggal Bung Karno selama masa pengasingan dan Taman Rendo yang merupakan tempat Bung Karno melakukan perenungan yang  menghasilkan butir-butir mutiara kebangsaan yang menjadi pokok pikiran Pancasila.

    Yang juga masuk dalam rencana pemugaran adalah pelabuhan lokasi pendaratan kapal pengangkut Bung Karno. Di pelabuhan itu Bung Karno bersama keluarganya mendarat dengan Kapal Barang  KPM Jan van Riebeeck.

     

    Juga akan dipugar pos militer tempat Belanda mengawal dan mengawasi Bung Karno selama pengasingan  serta makam Ibu Amsi, ibu mertua Bung Karno yang meninggal saat mengikuti menantunya diasingkan di Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.