• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Rp 250 Milyar untuk Bank NTT
    ALBERT R. | Jumat, 06 Desember 2013 | 11:44 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Rp
    dok/flobamora.net

     
    Kupang, Flobamora.net - Setelah melewati tahapan pembahasan yang cukup alot,  DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menyetujui penyertaan modal daerah pada PT Bank NTT sebesar Rp 250 milyar dan disetorkan secara bertahap selama lima tahun berturut-turut mulai tahun anggaran 2014 - 2018.

    Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTT, Nelson Obet Matara kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/12) menjelaskan, persetujuan dewan tersebut berdasarkan pertimbangan untuk memenuhi kewajiban jumlah modal disetor minimal Rp 1 trilyun untuk ekspansi usaha sesuai Peraturan  Bank Indonesia Nomor 12/26/PBI/2012.

    Menurutnya, dewan juga mendorong agar bank milik pemerintah daerah itu untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada UKM dan memperkuat kerja sama guna menfasilotasi beroperasinya PT  JAMKRIDA NTT.

    "Dengan adanya tambahan dana penyertaan modal tersebut, memperkuat posisi Pemprov NTT sebagai  pemegang saham mayoritas dan mendapat peningktan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," katanya.

    Dewan, sambungnya, meminta PT Bank NTT untuk mendukung usaha-usaha produktif guna melahirkan  produk-produk unggulan daerah, guna meningkatkan margin keuntungan petani.Selain itu Bank NTT juga diminta untuk membuat skim pengamanan dana Desa Mandiri Anggur Merah.

    Dia menuturukan, Bank NT juga diminta untuk meninggalkan pola lama pemberian kredit yang  didominasi penyaluran kredit konsumtif dengan meningkatkan pelayularn kredit produktif serta memperluas jangkauan pelayanan di seluruh wilayah NTT.

    " Tahun 2014 mendatang, dewan meminta pemerintah untuk menangguhkan penyertaan modal kepada  PT Flobamor sambil menunggu hasil audit BPK karena perusahaan ini terus mengalami kerugian," tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.