• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 November 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Musim Kemarau, Petani di Sikka Kesulitan Pakan Ternak
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 06 September 2014 | 22:03 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Musim
    Kepala BPK Talibura Dionisius Nong (Foto:flobamora.net/vicky da gomez

     

    Maumere, Flobamora.net - Selama beberapa bulan terakhir ini, musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka. Selain mengakibatkan kekeringan, musim kemarau juga berdampak pada ketersediaan pakan ternak. Para petani mengaku kesulitan mendapatkan pakan ternak untuk keberlangsungan hidup ternak mereka.

               

    Keluhan ini disampaikan Kepala BPK Talibura Dionisius Nong kepada Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dalam forum temu lapang para petani dan penyuluh di Dusun Tanah Merah Desa Talibura Kecamatan Talibura, Sabtu (6/9).

     

    Temu lapang ini digelar oleh Badan Ketahahan Pangan dan penyuluhan Kabupaten Sikka yang melibatkan para petani dan penyulu dari 9 kecamatan yaitu Kecamatan Waiblama, Talibura, Waigete, Mapitara, Doreng, Bola, Hewokloang, Kewapante dan Kangae.

               

    Dionisius Nong mengatakan wilayah Kecamatan Talibura sangat cocok untuk pengembangan ternak, terutama sapi. Dari 12 desa yang ada di wilayah ini, disebutkan petani di 10 desa yang tergabung dalam kelompok-kelompok tani yang berorientasi pada usaha pengembangan ternak. Populasi terakhir sudah berjumlah sebanyak 2.230 ekor.

     

    Hanya saja, katanya, masalah serius yang dialami saat musim kemarau seperti ini yakni kurangnya ketersediaan pakan ternak. Karena tidak memiliki cadangan pakan ternak, lanjutnya, kondisi ini memaksa masyarakat mencari pakan-pakan ternak sampai ke tempat yang jauh. 

     

    Terhadap persoalan ini, Bupati Yoseph Ansar Rera mengimbau petani ternak untuk sesering mungkin menyediakan cadangan pakan ternak untuk musim kemarau.

     

    Dia mencontohkan kreatifitas para petani ternak di Timor dan Sumba yang berinisiatif menyimpan rumput-rumut hijau sebagai cadangan musim kemarau. Pada saat musim kemarau, rumput-rumput itu, meskipun sudah berwarna coklat, dapat diolah untuk menjadi pakan ternak.

     

    Bupati Yoseph Ansar Rera memberikan catatan khusus pada permasalahan ini, dan meminta instansi teknis untuk berpikir mencarikan solusi. Dia mengaku sangat mendukung usaha pengembangan ternak yang sudah dilakukan kelompok-kelompok tani di Kecamatan Talibura.

     

    Seperti disaksikan Flobamora.net ketika memasuki Dusun Tanah Merah, sebagian besar petani di situ memelihara sapi. Pada hampir setiap rumah penduduk terdapat kandang-kandang sapi. Masyarakat di dusun ini bisa menambah penghasilan dan pendapatan mereka dari penjualan sapi-sapi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.