• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kondisi Korban Selamat Ikan Beracun, Sudah Mulai Membaik
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 08 September 2014 | 17:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kondisi
    Novensius, korban ikan beracun yang selamat

     

    Maumere, Flobamora.net - Empat warga yang ikut mengkonsumsi ikan beracun, kondisinya kini sudah membaik. Dokter dan paramedis terus melakukan perawatan dan penanganan serius hingga mereka benar-benar merasa pulih dan sehat.

               

    Seperti diberitakan bahwa pada Jumat (5/9) sebanyak lima orang warga di Dusun Pedang Poar Desa Kolidetung Kecamatan Lela sempat mengkonsumsi ikan beracun. Satu di antaranya yakni Stefanus Nasrin (20), siswa kelas 2 SMAN 2 Nita akhirnya meninggal dunia Mingu (7/9) dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Santa Elisabet Lela.

               

    Sementara empat orang lainnya sedang dalam perawatan. Novensius Damianus (39) paman korban dan Yohanes Registo (15) adik kandung korban, kini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela. Sedangkan dua orang tetangga korban yaitu Agustinus Doreng (29) dan Stefanus Nong Alfian (14) dalam perawatan jalan oleh dokter dari Puskesmas Nanga.

               

    Dokter Maria Dolorosa yang ditemui di Ruang Theresia Rumah Sakit Santa Elisabet Lela, Senin (8/9) mengaku kondisi korban sudah membaik. Korban sudah tidak merasa lemas lagi seperti ketika awalnya masuk rumah sakit.

               

    “Kondisinya sudah membaik. Tidak lemas lagi seperti ketika pertama kali dibawa dari UGD. Waktu awal, korban masih muntah-muntah dan mengeluh pusing, sekarang sudah tidak lagi. Semoga beberapa hari ini kondisi korban bisa benar-benar pulih,” jelas Maria Dolorosa.

               

    Seperti disaksikan Flobamora.net di Ruang Theresia, dua orang korban keracunan ikan ini ditempatkan dalam satu kamar. Keduanya terus mendapat perawatan dari dokter dan paramedis. Novensius Damianus masih mengeluh pusing, sedangkan Yohanes Registo mengaku sudah kembali sehat.

               

    Kapolsek Lela Siprianus Raja tampak berada di ruang perawatan, ikut memantau kondisi kedua korban ini. Demikian pun Camat Lela Mayella da Cunha terlihat menyambangi dua korban warganya itu. 

               

    Sementara itu dokter Maria Kristina yang ditemui di Dusun Pedang Poar, Senin (8/9), tengah sibuk memeriksa kondisi dua korban lainnya. Maria Kristina menggunakan rumah warga yang letaknya persis berhadapan dengan rumah korban Stefanus Nasrin.

     

    Kepada Flobamora.net, Mari Kristina mengatakan hampir tidak ada keluhan dari dua orang korban keracunan ikan ini. Meski demikian dia akan tetap melakukan pantauan medis terhadap dua korban itu.

     

    “Sampai hari ini tidak ada lagi keluhan. Memang waktu Sabtu kemarin, korban sempat mengeluh sering pusing-pusing. Tapi hari ini kondisinya sudah membaik,” jelasnya.

     

    Agustinus Doreng yang masih tampak pucat, sempat menjawab banyak pertanyaan dari wartawan dan aparat kepolisian. Dia mengaku sudah sering mengkonsumsi ikan keke yang beracun itu.

     

    Namun selama ini dia dan kawan-kawan tidak mengalami keracunan. Baru kali ini kebiasaan konsumsi ikan keke itu berdampak tewasnya Stefanus Nasrin.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.