• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Berkas Pemblokir Bandara Turelleo Dilimpahkan ke Kejati NTT
    ALBERTO | Kamis, 11 September 2014 | 16:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Berkas
    Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTT, Kombes Pol Muchammad Slamet

     

    Kupang, Flobamora.net  - Berkas 22 tersangka anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memblokir Bandara Turelelo, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat pekan lalu.

     

    “Sementara berkas untuk tersangka Bupati Ngada, Marianus Sae, yang memerintahkan pemblokiran bandara tersebut, belum dilimpahkan ke Kejati,” kata Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTT, Kombes Pol Muchammad Slamet di Kupang, Kamis (11/9).

     

    Menurutnya, berkas 22 orang tersangka Satpol PP itu tidak termasuk Bupati Marianus Sae. Kami sudah menyerahkan berkas tersebut sesuai hasil kerja Tim Penyidik PPNS Dirjen Perhubungan Udara pada Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.

     

    Sementara itu, ujarnya, berkas untuk tersangka Bupati Ngada, Marianus Sae sebagai kepala daerah yang memerintahkan untuk blokir bandara itu hingga saat ini kami belum terima.

     

    Dia mengatakan, Direskrimsus Polda NTT hanya memberikan arahan teknis, sedangkan pemeriksaan hingga pemberkasan tanggung jawab penyidik PPNS Dirjen Perhubungan Udara.

     

    Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Ridwan Angsar, membenarkan adanya pengiriman berkas perkara pemblokiran Bandara Turelelo, Ngada.

     

    Namun, ia belum bisa menjelaskan terperinci karena tim penyidik Kejaksaan harus memelajari berkas tersebut. "Jika berkasnya sudah lengkap atau P21, maka akan segera diproses ke Pengadilan Negeri Kupang," kata Ridwan.

     

    Seperti diberitakan, 22 tersangka itu diperintahkan bupati Ngada memblokir bandarapada Sabtu (21/12/2013) lalu, karena bupati tidak mendapat tiket untuk terbang dari Kupang ke Ngada.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.