• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Kenali Perusak Jantung dan Pembuluh Darah
    ANA DEA | Jumat, 12 September 2014 | 10:00 WIB            #GAYA HIDUP

    Kenali
    Ilustrasi

     
    FLOBAMORA.NET - Data Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan 2007 menyebutkan bahwa angka kematian di Indonesia yang diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) mencapai 31,9 persen. Menjalani gaya hidup sehat adalah satu-satunya cara untuk menghindari penyakit ini.

    Menurut dr.Antono Sutandar, Sp.JP dari Siloam Heart Institute Siloam Hospital Kebun Jeruk, Jakarta, sebenarnya penyakit kardiovaskular bisa dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Berikut adalah empat hal yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    1. Merokok
    Kebiasaan merokok turut menjadi penyumbang terbesar kerusakan sistem kardiovaskular. Hal ini karena 60 persen zat kimia dalam sebatang rokok mengandung zat beracun berbahaya, mulai dari nikotin, tar, hingga arsenik. Merokok juga akan mengurangi elastisitas pembuluh darah serta memicu pengerasan pembuluh darah arteri.

    2. Kurang sayur dan buah
    Sedikitnya kita harus mengonsumsi dua porsi buah dan tiga porsi sayur setiap hari. Kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah juga akan menghindarkan kita dari kegemukan, yang juga menjadi faktor risiko penyakit jantung. Mengurangi kebiasaan makan di restoran cepat saji juga sebaiknya mulai Anda lakukan.  Selain tinggi kalori dan lemak, makanan cepat saji juga umumnya mengandung garam yang tinggi serta minim gizi.

    3.  Pemakaian obat terlarang
    Pemakaian obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sampai tujuh kali lipat. Seperti halnya rokok, zat-zat kimia beracun dalam obat terlarang juga berpotensi menyebabkan endapan dan penyempitan pembuluh darah. Saat pembuluh darah benar-benar tertutup maka jantung akan berhenti bekerja.

    4. Kurang berolahraga
    Untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jantung, sebenarnya kita dianjurkan untuk berolahraga minimal 30 menit saja setiap harinya. Dengan rutin melakukan aktivitas fisik, aliran darah menjadi lebih lancar. Selain itu olahraga juga akan membuat kita terhindar dari kegemukan dan stres.

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.