• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 17 November 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Distanbun NTT Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
    ALBERTO | Jumat, 12 September 2014 | 15:25 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Distanbun
    Ilustrasi pupuk

     

    Kupang, Flobamora.net – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun)  Provinsi NTT memastikan pendistribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar dan sebelum musim tanam sudah tiba di tangan para petani.

    "Soal distribusi sudah ada mekanisme baku mulai dari produsen, distributor, kios-kios, dan para petani, Jadi masing-masing sudah tahu tugasnya, Dinas hanya melakukan koordinasi dan pemantauan,' kata Kepala Distanbun Provinsi NTT, Anis Tay  Ruba di Kupang, Jumat (12/9),

    Menurutnya, mekanisme distribusi  dilakukan berjenjang dan masing-masing jenjang memiliki izin. Dalam mekanisme ini, kios-kios berizin ibarat SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) dalam mekanisme jual beli minyak. Kios-kios yang ada di setiap kabupaten yang menjual kepada para petani.

    Namun, kata Anis, para petani yang membeli pupuk dari kios-kios harus dalam bentuk kelompok dengan mengantongi rencana definitif kelompok (RDK).

    Dia berkeyakinan, proses distribusi pupuk berjalan lancar karena ada pengawasan dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida. Pupuk yang didistribusi diyakni sampai ke tangan petani dan tidak ada permainan di tingkat pengecer.

    Anis menambahkan, sejak ada penambahan kuota pupuk bersubsidi untuk NTT, pihaknya langsung mengusulkan pengalokasian untuk masing-masing kabupaten kepada gubernur. Dan, pada tanggal 6 Agustus lalu, sudah ada keputusan gubernur terkait alokasi pupuk tersebut.

    Dia merinci,  alokasi Pupuk Urea terbanyak  yakni Rote Ndao sebanyak 3.065 ton, Kupang 2.947 ton, Manggarai 2.768 ton, dan Manggarai Timur  2.207 ton. Sedangkan Pupuk NPK yakni Manggarai sebanyak 3.612 ton, Kupang 2.405 ton. Manggarai Timur 2.268 ton, dan Manggarai Barat 1.981 ton.

    Mengenai distribusi pupuk yang terlambat sampai ke petani pada tahun-tahun sebelumnya, Anis mengatakan hal tersebut bukan karena keterlambatan tetapi keterbatasan pupuk bbersubsidi.

    Dengan adanya penambahan kuota pupuk bersubsidi pada tahun ini, katanya, dipastikan tidak terjadi kekurangan. Sehingga jika ada kelebihan permintaan, akan dilakukan realokasi dari lkabupaten yang penyerapannya kurang.

    Untuk diketahui, alokasi pupuk bersubsidi untuk NTT pada tahun ini mengalami penambahan.  alokasi tambahan tersebut yakni Pupuk Urea dari 18.800 ton menjadi 24.000 ton, SP-36 dari 4.200 ton menjadi 6.500 ton, ZA dari 900 ton menjadi 5.000 ton, NPK dari 8.700 ton menjadi 20.000, dan Pupuk Petroganik dari 2.600 ton menjadi 5.000 ton.

    Gubernur NTT Frans Lebu Raya sebelumnya meminta Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida. Untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk hingga ke para petani.

    Dia mengingatkan agar pupuk bersubsidi sudah tiba di tangan para petani sebelum musim tanam tahun ini.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.