• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 17 Juli 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ahok Banjir Dukungan di Media Sosial
    ANA DEA | Sabtu, 13 September 2014 | 13:13 WIB            #NASIONAL

    Tolak
    Screenshot facebook

     

    JAKARTA, FLOBAMORA.NET - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat dukungan luas dari masyarakat di jejaring sosial setelah dirinya keluar dari keanggotaan Partai Gerindra. Bahkan, ada gerakan mendukung Ahok.

     

    Di Facebook, muncul akun dengan nama "Dukungan 100 miliar rakyat indonesia untuk AHOK hengkang dari Gerindera". Pantauan Kompas.com, hingga Sabtu (13/9/2014) pukul 10.30 WIB, sekitar 48 ribu akun mengikuti gerakan tersebut.

     

    Akun tersebut memasang foto profil Ahok yang mengenakan pakaian dinas Pemprov DKI Jakarta. Akun tersebut menuliskan "Saya akan buktikan, tanpa partai pun, sebagai kepala daerah didukung oleh rakyat dan bukan bertanggung jawab kepada DPRD, saya tetap bisa menjalankan program untuk kesejahteraan rakyat Jakarta."

     

    Ada pula kutipan "Saya akan mengajukan surat pengunduran diri untuk berhenti. Hari ini saya akan siapkan surat keluar dari Partai Gerindera. Bagi saya, Gerindera sudah tidak sesuai dengan perjuangan saya".

     

    Admin akun itu mengunggah link berita-berita tentang Ahok, foto Ahok, hingga kutipan-kutipan pernyataan Ahok.

     

    Salah satu postingan berisi "Dia marah bukan berarti tempramen, bukan berarti gila, bukan berarti sakit jiwa, tapi dia sedang membela hak kalian, yang kini dirampok oleh Penjahat Negara."

     

    Postingan lain bertuliskan "Ahok You Will Never Walk Alone".

     

    Para pengguna Facebook mengomentari setiap postingan, yang bernada mendukung mantan Bupati Belitung Timur itu.

     

    "Pak Ahok emang Tegas,jujur & apa adanya & smua itu didasari atas nilai2 kebenaran & keadilan untuk masyarakat!!!," tulis pemilik akun Aris Ananta.

     

    "Indonesia akan bisa maju jika pemimpinya berjiwa seperti ahok, meju terus buat pak ahok pantang mundur kami rakyat indonesia mendukungmu selamat berjuang," tulis pemilik akun Chanto Makmur Manurung.

     

    Pemilik akun Leo Andy menulis "Merdeka!! Ga ada yg namanya dari etnis mana, ga ada yg namanya agama mana.. Yang penting Indonesia!!!"

    screenshot Facebook - Salah satu foto yang diunggah ke Facebook


    Selain komentar, warga Facebook juga mengunggah foto-foto yang berkaitan dengan Ahok dan isu Pilkada yang tengah dibahas DPR bersama pemerintah. Beberapa foto memperlihatkan para wakil rakyat tengah tidur ketika rapat di parlemen dan bangku-bangku kosong ketika sidang paripurna.

     

    Salah satu foto kelakuan malas para anggota Dewan itu dituliskan pesan "kepala daerah kita akan ditentukan oleh orang seperti ini"

     

    Kritikan masyarakat tersebut berkaitan dengan usulan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD yang tertuang dalam RUU Pilkada. Usulan itu yang memicu Ahok keluar dari Gerindra. Pasalnya, partai bentukan Prabowo Subianto itu salah satu parpol yang menolak rakyat untuk memilih pemimpinnya. 

     

    Pemilik akun lainnya berharap kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menolak usulan Pilkada lewat DPRD.

     

    "Tinggal menunggu ketegasan dr Bpk Sby, krn suatu UU lahir dan d bentuk oleh DPR bersama2 dgn Presiden.Jd jika Presiden Sby bnr2 konsisten mendukung demokrasi dan suara rakyat spt selama pemerintahannya 10thn ini, mestinya Presiden menolak wacana tsb. Jgn spt p.Amien Rais yg dulunya d sebut tokoh reformasi tp akhirnya mlh ikut menodai amanah rakyat...," tulis pemilik akun Hendra Gunawan.

     

    Ada pula kritikan terhadap koalisi Merah Putih yang mendorong Pilkada lewat DPRD.

     

    "Koalisi merah putih sebenarnya alat utk kepentingan kelompok bukan lg utk kepentingan rakyat, pembahasan RUU pilkada tdk làngsung (dipilih DPRD) adlh slah satu modus koalisi merah putih utk bisa menguasai 31 dr 34 daerah di indonesia, pasalnya DPRD dari 34 provinsi, 31 di antaranya dikuasai oleh Koalisi Merah Putih. jika UU ini disahkan bisa dikatakan hampir smua kepala daerah yg terpilih nnti akan terlibat transaksional dgn DPRD, sehingga kepala daerah bukan lg melayani rakyat tetapi malah melayani DPRD, kehadiran koalisi merah putih malah memunculkan "transaksi" bukan solusi," tulis pemilik akun Rizky Fajar Bahari.

     

    Entah siapa pembuat akun ini. Hanya, dijelaskan bahwa "Halaman ini dibuat sebagai dukungan untuk AHOK yang berani hengkang dari Gerindera karena GERINDERA mendukung RUU pelaksanaan pilkada dikembalikan ke DPRD".


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.