• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 21 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Ditarget Beroperasi Tahun 2017
    DAMAI | Selasa, 23 September 2014 | 16:08 WIB            #NASIONAL

    Tol
    Menteri PU Djoko Kirmanto Resmikan Pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi

     

    Medan, Flobamora.net - Jalur Tol yang menghubungkan Kota Medan Bandara Kualanamu dan Kota Tebing sepanjang 61,8 kilometer ditarget akan beroperasi tahun 2017 mendatang.

    Hal itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, saat meresmikan pembangunan jalan tol Medan itu di Lubukpakam, Selasa (23/9).

    "Jalan tol ini merupakan salah satu infrastruktur pekerjaan umum untuk mendukung program MP3EI melalui peningkatan kapasitas jaringan jalan di pulau Sumatera sebagai bagian dari koridor ekonomi Sumatera," ujar Djoko.

    Menurutnya, jalan tol Medan-Kualanamu-Tebinggi dengan total panjang 61,80 km terbagi kedalam dua seksi. Untuk seksi pertama, sepanjang 17,80 km yakni Medan-Perbarakan-Kualanamu. Sedangkan seksi ke-2 sepanjang 44 km yakni Perbarakan-Tebing Tinggi. Pada pembangunan sesi pertama menghabiskan Rp 4,07 triliun.

    Disebutkan, konstruksi jalan tol itu direncanakan 2x2 lajur pada tahap awal dan 2x3 lajur pada tahap akhir dengan percepatan rencana 100 km/jam. Untuk pembangunan seksi ke-II, lanjutnya, membutuhkankan biaya investasi sebesar Rp 5,6 triliun. Biaya tersebut, katanya, akan dipenuhi melalui equity dari badan usaha Jalan tol dan pinjaman dari lembaga keuangan.

    "Sampai saat ini pengadaan tanah untuk seksi pertama mencapai 81,32 persen dan seksi kedua 81,42 persen. Pengadaan tanah bisa selesai 2015," sebut Djoko

    Pembangunan seksi pertama, kata Djoko, telah dikerjakan oleh pemerintah dengan progres sebesar 13,5% dan diharapkan selesai pada 2016, sedangkan pembangunan seksi II diharapkan akan selesai pada 2017.

    Menurutnya, pembangunan jalan tol ini layak secara ekonomi, namun kurang layak secara finansial. Pada tahap awal, lanjutnya, dukungan pemerintah diberikan dalam bentuk pengadaan tanah untuk seluruh luas jalan tol dan konstruksi pada seksi pertama.
     

    Pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebinggi akan dilaksanakan oleh Konsorsium BUMN, yang terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya (Persero) Tbk yang merupakan pemenang lelang yang ditetapkan pada 4 September 2014.

    Sementara itu, Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho mengingatkan Panitia Pembebasan Tanah (P2T) di masing-masing kabupaten kita dimana jalan melintas dapat bekerja ekstra agar proses pembangunan fisik jalan tidak terkendala. 

    "Baru 35 km atau 80 persen lahan yang sudah clear, keberhasilan pembangunan jalan tol ini sangat ditentukan oleh panitia pembebasan tanah. Saya minta Ketua P2T yaitu Sekda masing-masing agar terus mengingatkan," kata Gatot.

    Menurut Gatot, keberadaan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi.

     

    "Memang kita belum ada data akurat seberapa besar naiknya pertumbuhan ekonomi di Sumut kalau Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sudah jadi nanti," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.