• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Jokowi: Pembekuan Petral Masih Kajian Tim Transisi
    ANA DEA | Kamis, 25 September 2014 | 07:31 WIB            #NASIONAL

    Jokowi:
    Presiden terpilih Joko Widodo saat wawancara dengan wartawan di rumah dinas gubernuran DKI Jakarta, Sabtu (20/9/2014). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO

     
    JAKARTA, FLOBAMORA.NET - Tim transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla disebut tengah mengidentifikasi persoalan di seluruh kementerian dan BUMN di Indonesia. Pembekuan anak perusahaan PT Pertamina, Petral, menjadi salah satu persoalan yang diidentifikasi itu.

    "Sudah dalam proses kajian semua. Tapi ndak mungkin saya sampaikan sekarang dulu," ujar Jokowi di kantor transisi, Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014) malam.

    Petral merupakan anak perusahaan PT Pertamina yang berbasis di Singapura. Perusahaan ini adalah pelaksana tunggal tender impor minyak ke Indonesia.

    Banyak pakar mengkritik keberadaan Petral lantaran dianggap memonopoli pengadaan minyak ke Indonesia dan berpengaruh atas harga. Pembekuan Petral kerap disebut-sebut langkah memberantas mafia di sektor migas.

    Jokowi enggan mengomentari satu per satu persoalan di kementerian atau BUMN di Indonesia, termasuk soal Petral yang kerap dianggap inefisiensi anggaran. Dia berkilah, persoalan-persoalan itu masih dalam tahap kajian oleh tim transisi.

    "Kita ngerti betul-lah persoalan apa di sana, persoalan apa di sini. Yang penting, itu semua kami identifikasi secara detail," tepis Jokowi.

    Pembekuan Petral pertama kali diungkapkan deputi Kantor Transisi Jokowi-Jusuf Kalla Hasto Kristiyanto. Menurut dia, pembekuan itu relevan dengan komitmen pemerintah baru memberantas mafia.

    "Hal ini akan dibarengi dengan perbaikan regulasi untuk menutup peluang munculnya mafia migas baru " kata Hasto, Senin (22/9/2014).

    "Petral akan dibekukan, dilakukan audit investigatif terhadapnya. Pembelian minyak mentah dan BBM dilakukan oleh Pertamina dan dijalankan di Indonesia," imbuh Hasto.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.