• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Siprianus Tewas Terapung di Pantai Rate
    LEX | Minggu, 28 September 2014 | 10:41 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Siprianus
    Jenazah Siprianus Dibawa dari IPJ RSUD Ende

     

    Ende, Flobamora.net -  Siprianus Ana Baba alias Rynto (22) ditemukan tewas terapung di Pantai Rate, tepatnya di RT.13, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan.

     

    “Jasadnya ditemukan oleh beberapa ibu di seputaran penggalian pasir  Rate. Jazad Rynto ditemukan dalamn keadaan luka-luka,” kata KBO Reskrim Polres Ende, Ipda Ridwan ketika ditemui di Ruang Pemulasaran RSUD Ende, Minggu (28/9). Dia mengatakan kondisi mayat ditemukan dalam keadaan luka-luka.

     

    Menurutnya, berawal dari laporan para ibu yang hendak pergi menggali pasir di Rate. Dari ketinggian mereka melihat ada sesosok mayat terapung di Pantai Rate,. Kejadian penemuan mayat berdasarkan laporan para ibu sekitar pukul 05.55 Wita , kemudian para ibu melaporkan kepada ketua RT setempat.

     

    “Kebetulan para ibu melihat dari ketinggian ada mayat yang terapung di pantai. Mereka kemudian melaporkan ke Ketua RT setempat. Ketua RT lantas melaporkan ke Reskrim. Karena Pakkasat Reskrim tidak berada di tempat, saya sebagai KBO ditugaskan untuk menangani kasus ini,” katanya.

     

    Setelah mendapat laporan, paparnya. aparat Polres bersama Polsek Ende langsung melakukan evakuasi korban dari Pantai Rate dan selanjutnya diantar ke Rumah Sakit Umum Ende untuk dilakukan visum. Sedangkan pihak keluarga baru mengetahui korban sudah berada di RSUD Ende saat hendak melakukan visum.

     

    Dia mengatakan, korban atas nama Siprianus Ana Baba berdasarkan keterangan dari keluarga mengalami gangguan jiwa .Gangguan jiwa yang dialami Siprianus tersebut sudah terjadi sejak setahun yang lalu.

     

    Warga Pu’u Feo, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Selatan ini berdasarakan pengakuan sang Ayahnya Hendrikus , keluar dari rumah sehari sebelumnya sekitar pukul 20.00 wita mengenakan baju hitam dan celana pendek.

     

    Kata dia, berdasarkan penuturan Hendrikus, anaknya dalam kondisi kurang waras sejak satu tahun yang lalu.Karena itu mereka meneria kematian korban dengan tulus dan tidak akan mempersoalkan akibat kematian anaknya tersebut.

     

    “Ini ditandai dengan penandatangan surat untuk tidak dilakukan otopsi terhadap kematian anaknya,” kata Ipda Ridwan.

     

    Terkait kondisi korban dia,mengatakan, berdasarkan penglihatan fisik ,terdapat luka memar di beberapa bagian tubuh terutama di kepala dan diduga akibat benturan benda keras  yakni batu wadas yang ada di Pantai Rate. Meski demikian, Polres Ende akan tetap menyelidiki kematian korban hingga di ketahui penyebabnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.