• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Mella Benarkan Warganya Konsumsi Air Kubangan
    ALBERTO | Senin, 20 Oktober 2014 | 14:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati TTS, Paul V.R Mella

     

    Kupang, Flobamora.net - Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Paul V.R Mella membenarkan sebanyak 283 kepala keluarga (KK) di Desa Hoi, Kecamatan Oenino, mengkonsumsi air kubangan yang terkontaminasi dengan kotoran ternak.

     

    Pasalnya, semua sumber air di TTS nyaris mengering sehingga warga terpaksa mengkonsumsi air yang tidak layak untuk dimanfaatkan.

    Dia menuturkan, pemerintah daerah sudah mengatasi hal itu pada Minggu (19/10) dengan mengerahkan sejumlah mobil tangki air ke lokasi-lokasi yang dilanda kekeringan.

    Dia mengatakan, semua mobil tangki air milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PDAM TTS dikerahkan untuk mendistribusi air ke semua lokasi yang dilanda kekeringan.

     

    Sayangnya, menurut Mella, yang menjadi masalah adalah warga tidak memiliki wadah untuk menampung air bersih. Karena masyarakat hanya memiliki wadah yang sangat terbatas seperti jerigen maka sekarang pemerintah sedang berupaya untuk menyiapkan tempat penampungan untuk diisi air bersih.

    "Kami sudah drop air bersih dengan tangki air tetapi masyarakat hanya memiliki wadah yang sangat terbatas, kami siapkan tempat tampungan air untuk warga," kata Paul Mella yang dihubungi dari Kupang, Senin (20/10).

    Dia mengharapkan, masyarakat yang dilanda kekeringan berhenti mengkonsumsi air kubangan setelah dilayani air tangki. Memang, sebagian besar wilayah NTT dilanda kekeringan terutama TTS karena akibat dari kemarau panjang.

     

    Dia mengataka, Pemerintah Kabupaten TTS tidak menginginkan kekeringan terus melanda warga setempat, karena itu semua pihak berkomitmen untuk mengatasi kekeringan tersebut.

    “Hampir seluruh sumber air di TTS mengering akibat kemarau panjang sehingga satu-satunya pilihan warga ialah mengkonsumsi air yang semestinya tidak layak untuk dimanfatakan, namun kondisi itu tidak boleh berlarut-larut dialami masyarkat,” ujarnya.
     

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur Tini Thadeus mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan lokasi-lokasi yang sedang dilanda kekeringan.

    Tentang 283 warga yang mengkonsumsi air kubangan di Desa Hoi, Kecamatan Oenino TTS, Tini menyampaikan jika sudah mendapat data yang jelas maka timnya segera turun ke lokasi untuk membantu menyuling air kubangan tersebut agar layak dikonsumsi.


    "Tim kita sedang melakukan pendataan di lapangan jadi kami masih tunggi data rilnya," kata Tini.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.