• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 23 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Diduga Pungli Warga Ancam Polisikan Sekdes
    ALBERT R. | Sabtu, 11 Januari 2014 | 21:03 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Diduga
    Warga Desa Letmafo

     
    Kefamenanu, Flobamora.net - Sejumlah  warga desa Letmafo Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengancam mempolisikan Sekertaris Desa ( Sekdes) ,Agustinus Timo  karena dituding melakukan pungutan liar  pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    Menurut warga Sekdes bersama beberapa stafnya telah menarik uang dari warga, dengan alasan yang tak jelas saat warga diminta membuat KTP Nasional (NO Induk 53) untuk mendapatkan bantuan rumah untuk warga miskin. Namun bantuan yang dimaksud tak kunjung di dapat  warga hingga saat ini.

    Ancaman mempolisikan sekdes ini disampaikan warga desa Letmafo saat bertatap muka dengan Camat Insana Tengah,  Bernardus Saunoah yang berkunjung ke kantor Desa tersebut  kemarin.

    Vinantius Lim salah satu warga , mengatakan, kejadian pungli ini terjadi tahun lalu. Kata dia ada sekitar 200-san KK  yang menyetor uang pembuatan KTP tersebut.

    “Katanya mau dapat bantuan rumah harus punya KTP yang bernomor 53 itu. Ada sekitar 250 KK yang waktu itu setor uang ke Sekdes sebesar Rp.75.000 katanya untuk biaya administrasi pembuatan KTP itu,”ujarnya.

    Beberapa warga lain juga menambahkan, selain menyetor ke Sekdes,warga juga diminta uang Rp. 25.000 oleh kepala desa dan Rp.10.000 oleh seorang stafnya, dengan alasan untuk biaya foto dan lain-lain. Namun sayangnya masih ada sebagian warga yang hingga kini belum mendapatkan KTP dimaksud.

    Menanggapi pengaduan warga ini, Camat Insana Tengah, Bernardus Saunoah berjanji  akan segera menindaklanjuti pengadauan warga ini. Dia meminta agar seluruh data  pungutan secara rinci disampaikan kepadanya.

    “Saya baru dengar ini, dan ini tidak boleh dibiarkan. Sikap saya ya kalau masyarakat mau tempuh jalur hukum silahkan saja. Saya juga minta warga agar buat  data secara lengkap berapa banyak yang dipungut, saya akan tindaklanjuti juga,”tegasnya.**(OP)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.