• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 Februari 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Ke Jepang Tidak Sekadar Pelesir
    ALBERTO | Jumat, 24 Oktober 2014 | 08:45 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Ke
    Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT, Andre W.Koreh

     

    Kupang, Flobamora.net - Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT, Andre W.Koreh mengatakan, kunjungan Gubernur Lebu Raya ke Jepang beberapa waktu lalu tidak sekadar jalan-jalan atau pelesir, tetapi membawa misi khusus untuk pembangunan infrastruktur bagi daerah ini.

     

    Kepada wartawan di Kupang, Jumat (24/10) Andre menjelaskan, selain meminta dukungan Japan International Coorporation Agency (JICA) untuk pembangunan Jembatan Palmerah, yang menghubungkan Flores dan Adonara, juga rencana pembangunan infrastruktur pekerjaam umum lainnya.

     

    “Kepada JICA diusulkan pembangunan 20 buah embung kecil, pengembangan kinerja pengeloaan air minum, air limbah dan sanitasi  satu paket pekerjaan serta pembangunan 100 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Total dana yang diusulkan pemerintah NTT termasuk pembangunan Jembatan Palmerah adalah Rp 159 miliar,” paparnya.

     

    Menurutnya, presentasi Gubernur Lebu Raya di depan Direktur Divisi JICA untuk Asia Tenggara, Mr. Shimokowa Takao mendapat respons positif, apalagi selama ini JICA sudah banyak membantu NTT di bidang infrastruktur pekerjaam umum.

     

    Dia menuturkan, gagasan dan permohonan bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT tersebut, akan dibahas melalui prosedur yang memang harus dilewati dan JICA adalah pintu masuk utama dalam hal bantuan luar negeri dari Pemerintah Jepang.

     

    “Itu adalah inti dari pertemuan rombongan dari NTT dengan JICA. Selain itu Pemprov NTT menawarkan beberapa bentuk kerja sama dengan Gubernur Sakate dari Prefektur Akita,” ujarnya.

     

    Dia menambahkan, sebagai pintu masuk untuk menerima permohonan bantuan dari Pemerintah Jepang, JICA tentunya masih harus membahsanya dengan berbagai instansi terkait lainnya sebelum merealisasikan permohonan bantuan tersebut.

     

    Andre optimistis jika JICA akan meresponsnya dengan baik lantaran bantuan lembaga tersebut kepada NTT telah memberi manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat daerah ini seperti jembatan, bendungan atau waduk, tempat pelelangan ikan dan bantuan tidak mengikat lainnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.