• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 20 September 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Instruksi Jokowi, Tak Ada Gedung dan SDM Baru untuk Kementerian Baru!
    ANA DEA | Selasa, 28 Oktober 2014 | 08:10 WIB            #NASIONAL

    Instruksi
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berfoto bersama anggota Kabinet Kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/10/2014). Para menteri yang memperkuat Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK secara resmi dilantik. TRIBUN NEWS / DANY PERMANA

     
    JAKARTA, FLOBAMORA.NET - Sejumlah kementerian dan kementeriaan koordinator baru ada di Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Presiden disebut secara khusus membuat instruksi terkait kehadiran kementerian dan kementerian koordinator itu.

    "Perintah Pak Jokowi tidak ada kantor baru, tetapi banyak gedung pemerintah yang bisa dipakai," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil, sesusai serah terima jabatan dengan Chaerul Tanjung, di Jakarta, Senin (27/10/2014).

    Sofyan memberikan contoh, Kementerian Koordinator Kemaritiman akan berkantor di gedung milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

    Selain tak akan ada gedung baru, kata Sofyan, Jokowi juga melarang perekrutan sumber daya manusia baru untuk kementerian dan kementerian koordinator tersebut. "Tidak ada kantor baru, tidak ada penambahan SDM baru," tegas dia.

    Masuknya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ke bawah Kementerian Koordinator Kemaritiman, papar Sofyan memberikan pemisalan, kemungkinan akan diikuti perpindahan sebagian personel kementerian itu ke kementerian koordinatornya.

    "Dengan pindahnya (Kementerian) Perhubungan ke sana, teman-teman yang mengurusi perhubungan (juga) akan pindah ke sana," lanjut Sofyan. Menurut dia, yang akan terjadi hanya perpindahan pos kepegawaian. "Nomenklatur baru, klasifikasi yang berbeda," sebut dia.

    Kabinet Kerja yang diumumkan Jokowi-JK pada Minggu (26/10/2014) dan dilantik pada Senin siang, menghadirkan sejumlah perubahan kementerian, baik berupa penggabungan, pemisahan, maupun pergantian nama dari era pemerintahan sebelumnya.

    Selain perubahan kementerian itu, muncul pula satu Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Koordinator Kemaritiman, sementara Kementeriaan Koordinator Kesejahteraan Rakyat tak lagi ada.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.