• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 18 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Sumba Timur Terancam Rawan Pangan
    ALBERTO | Rabu, 29 Oktober 2014 | 22:40 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Sumba
    Kabupaten Sumba Timur

     

    Kupang, Flobamora.net -  Sebanyak 18 dari 22 kecamatan di kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam rawan pangan akibat gagal panen sebagai dampak dari kemarau panjang yang melanda wilayah itu.

     

    Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan NTT, Hadji Husen  yang dikonfirmasi, dari Kupang, Rabu (29/10) mengaku telah menerima laporan dari para camat di daerah itu, yang menyebutkan bahwa ada 18 kecamatan yang masuk dalam kategori rawan pangan.

     

    Ke-18 kecamatan yang terancam rawan pangan  itu adalah Kecamatan Kota Waingapu, Paberiwai, Lewa Tidahu, Tabundung, Pahunga Lodu, Wulla Waijelu, Matawai Lapawu, Nggaha Ori Angu, Kambata Mapa Mbuhang, Pandawai, Karera, Umalulu, Paberiwai, Kahaungu Eti, Kambera, Katala Hamulingu, Haharu, dan Kecamatan Kanatang.

     

    Menurut dia, warga yang tersebar pada 18 kecamatan itu sebanyak 11.699 kepala keluarga atau 59.495 jiwa.

     

    Dia mengatakan, para warga ini menurut laporan para camat, sudah mulai mengonsumsi ubi hutan beracun (iwi) sebagai bahan pangan alternatif.

     

    "Data tersebut, dominannya masih berupa usulan program padat karya untuk 11.699 KK dari para camat bukan data rill warga yang mengalami rawan pangan," katanya.

     

    Karena itu, menurutnya, pemerintah setempat telah memerintahkan petugas untuk melakukan verifikasi kembali data di lapangan untuk kepentingan penyaluran bantuan pangan.

     

    "Pemerintah Kabupaten Sumba Timur sudah melakukan antisipasi terkait ancaman rawan pangan tersebut melalui penyiapan beras di Dinas Kesejahteraan Sosial Sumba Timur," katanya.

     

    Jika datanya sudah akurat, tambahnya, Dinas Kesejehteraan Sosial Sumba Timur segera menyalurkan beras bantuan tersebut sesuai sasaran. Sehingga kalau saat ini terjadi ancaman rawan pangan akibat cuaca dan iklim serta serangan hama dan bencana alam lainnya tidak ada masalah, karena stok cukup tersedia.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        1 komentar



      Bagus Pamungkas 07 Mei 2016 - 16:45 WIB
      Smg pemda sgra turun tangan mengatasi bencana kelaparan ini.
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.