• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 18 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pasokan Air Bersih untuk Kota Atambua Masih Baik
    RISKY ALBERTO | Sabtu, 01 November 2014 | 11:51 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pasokan
    Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Fony

     

    Atambua, Flobamora.net - Musim Kemarau yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)  telah mengakibatkan debit air pada empat sumber mata air untuk Kota Atambua, Ibukota Kabupaten Belu menurun sekitar 10 persen.

     

    Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Fony yang dihubungi dari Kupang, Sabtu (1/11) mengatakan, kendatipun mengalami penurunan debit air, namun pasokan air bersih dari empat sumber itu untuk Kota Atambua dan wilayah sekitarnya masih baik.

     

    Dia menyebutkan empat sumber mata air  itu adalah Haikat, Sirani, Tirta Agung dan Lahurus. Keempat sumber mata itu menjadi andalan pemasokan air bersih selama ini.

     

    “Kami juga sudah mengatisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Jika dalam kondisi darurat ada enam mobil tangki milik dinas pekerjaan umum dan PDAM sudah disiagakan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” katanya.

     

    Menurutnya, mobil tangki tersebut akan disiagakan hingga awal musim hujan, yang diperkirakan mulai terjadi pada medio atau akhir November 2014, sebab puncak musim kemarau di NTT terjadi pada Bulan Oktober.

     

    Sejauh ini, ujarnya, wilayah yang berbatasan dengan Negara Timor Leste tersebut belum terjadi krisis air bersih, sehingga tidak perlu dilakukan intervensi oleh pemerintah kabupaten berupa distribusi air bersih kepada masyarakat.

     

    “Kami juga terus melakukan pemantauan ke sejumlah wilayah terutama yang berbatasan dengan Timor Leste, terkait ketersediaan air bersih lantaran ada beberapa wilayah debit air sungainya juga mengalami penurunan,” paparnya.

     

    Dia mengatakan, pihaknya juga sudah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat terutama petani untuk jauh-jauh hari menyiapkan lahannya atau masuk kebun menjelang menjelang musim hujan.

     

    Menjawab wartawan tentang ketersediaan pangan masyarakat, Fony yang juga Kadis Sosial Provinsi NTT ini mengatakan, ketersediaan pangan masih mencukupi, sehingga pihaknya tidak khawatir akan ancaman rawan pangan.

     

    “Hasil panen di beberapa sentra produksi padi dan palawija masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim panen berikutnya,” katanya.***    

     

     

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.