• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Pesawat Arab Saudi Dipaksa Mendarat di Kupang
    ALBERTO | Senin, 03 November 2014 | 20:02 WIB            #INTERNASIONAL

    Pesawat
    Peswat jet Gulfstream IV dengan nomor HZ-103 milik Arab Saudi yang mendarat paksa di Bandara El Tari Kupang (Foto : NTT Terkini.com / Aldo

     

    Kupang, Flobamora.net - Sebuah pesawat jenis Gulfstream jet, milik Arab Saudi, dengan enam awak dan tujuh penumpang, sekitar pukul 14.30 Wita , di-force down oleh dua jet tempur Shukoi 30 milik TNI AU, dibawah kendali Pangkosek Hanudnas II, di Pangkalan AU El Tari Kupang, NTT.

     

    Tindakan ini dilakukan karena jet Gulfstream IV dengan nomor HZ-103, melanggar wilayah udara RI tanpa ijin lengkap dari Dispen AU.

     

    Dilaporkan pesawat jenis Boeing, namun yang terdeteksi jenis gulfsream IV, terbang dengan rute Singapura ke  Darwin.

     

    Pesawat tersebut sempat menginap dua malam di Singapura, sebelum melakukan penerbangan menuju Australia. Belum diketahui pasti misi pesawat tersebut ke Australia.

     

    “Setelah diperingati untuk keluar wilayah udara Indonesia tapi tak digubris maka kami force down, jika melawan pasti kami tembak jatuh,” kata Komandan Lanud El Tari Kupang, Kol. penerbang Andi Wijaya, Senin (311).

     

    Pesawat Arab Saudi itu, menurut dia, tertangkap radar Makassar dan langsung dikejar oleh dua pesawat Sukhoi dengan kecepatan tinggi sonic boom, sekitar pukul 14.30 Wita.

     

    Dua Sukhoi itu mendapatkan pesawat asal Arab Saudi di 82 mil atau 150 kilometer dari Kupang atau sekitar 60 derajat wilayah Kupang.

     

    "Pesawat ini digiring ke Kupang, belum mencapai wilayah perbatasan Indonesia-Australia," katanya.

     

    Pesawat Gulvstream dengan pilot Waleed Abdul Azis ini masih ditahan di Bandar Udara El Tari Kupang sambil menunggu hasil interogasi para kru pesawat itu. "Kru pesawat masih diinterogasi. Belum tahu tujuan mereka ke Australia," katanya.

     

    Kata dia, Sebelum segala dokumen dilengkapkan dan membayar sejumlah denda, pesawat ini akan tetap berada di Lanud El Tari Kupang.

     

    Kasus ini merupakan yang kedua kalinya di Lanud El Tari. Sebelumnya, sebuah pesawat asing tujuan Australia sempat ditahan pihak Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, ketika hendak mengisi bahan bakar.

     

    Airport Duty Manager Bandara El Tari Gabriel Keraf mengatakan pesawat dan penumpangnya bermasalah dengan Bea-Cukai.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.