• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 19 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Asyik ! Bisa Kuti Kelereng di El Tari
    RISKY ALBERTO | Sabtu, 22 November 2014 | 14:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Asyik
    Warga yang memadati ruas Jalan Raya El Tari pada Hari tanpa Kendaraan atau Car Free Day

     

    Kupang, Flobamora.net - Sekitar 3000-an warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/11) pagi tumpah ruah di sepanjang Ruas Jalan Raya El Tari. Sebagian dari mereka terlihat melakukan jogging ringan, ada juga yang bersepeda dan ada pula yang bersepatu roda.

     

    Itulah sepenggal suasana yang direkam, saat pelaksanaan Car Free Day, yang secara resmi telah dicanangkan pemerintah kota setempat sejak Sabtu pekan lalu.

     

    Ini adalah hari kedua diberlakukan Car Free Day atau Hari Tanpa Kendaraan yang dicanangkan Pemerintah Kota Kupang. Ruas jalan itu ditutup sejak pukul 05.00 – 09.00 Wita. Di bagian Timur persis di depan Kantor Gubernur NTT dan di bagian barat di dekat Patung HKSN.

     

    Di tengah hiruk-pikuk ribuan warga yang sedang berolahraga atau bersantai melepas penat, Federasi Olahraga Kreasi Masyarakat Indonesia (Formi) NTT, mengusung nuansa lain pada Car Free Day  kali ini .

     

    Ini juga merupakan penampilan perdana, kegiataan olahraga kreasi rakyat yang melibatkan perwakilan dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.  

     

    Perwakilan enam kecamatan dalam Kota Kupang yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini yakni Kecamatan  Kota Lama, Kota Raja, Maulafa, Oebobo, Alak dan Kecamatan Kelapa Lima. Sedangkan empat kecamatan dari Kabupaten Kupang yakni Kecamatan Kupang Tengah, Kupang Barat, Nekemese dan Kecamatan Taibenu.

     

    Olahraga kreasi masyarakat  yang akan ditampilkan dalam kegiatan itu yakni, gala asing, kuti (bermain) kelereng, kayu doi, lari karung dan lomba gasing serta olahraga kreasi masyarakat lainnya.

     

    Tak pelak, olahraga kreasi yang nyaris dilupakan masyarakat itu, menjadi tontonan menarik warga di pagi itu. Warga seakan dilabuhkan ingatan atau memorinya ketika masih kanak-kanak atau remaja dengan bermain engrang, kuti kelereng, siki doka dan tali merdeka.

     

    “Ini sangat menarik dan luar biasa. Kami gembira adanya ide bernas dari Formi yang menghadirkan kembali olaharga tradisional kreasi masyarakat,”kata Theo salah seorang warga.

     

    Menurutnya, untuk memancing minat masyarakat terhadap olahraga kreasi masyarakat ini, perlu digelar lomba secara periodik, sehingga membawa kesan tersendiri bagi masyarakat.  

     

    Ketua Formi NTT, Kristo Balsin mengatakan, pihaknya sudah lama berencana menghidupkan kembali olaharga tradsional kreasi masyarakat ini. Dengan begitu, masyarakat diajak untuk tidak melupakan apa yang pernah mereka alami di masa kanak-anak atau remaja.

     

    “ Untuk kegiatan ini, Formi juga bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki jurusan atau program studi PJKR yakni Universitas PGRI, Unkris Artha Wacana dan Undana,” kata Ketua Formi NTT, Kristo Blasin.

     

    Menurutnya, kegiatan tersebut mengusung sebuah misi sederhana yakni menjadikan warga NTT, sehat, bugar dan produktif.  

     

    Kata dia, masyarakat NTT miliki cukup olaharga kreasi tradisional yang perlu dikembangkan dan dilestarikan. Kegiatan ini, selain sebagai ajang hiburan , juga sebagai wahana pendidikan bagi generasi muda untuk tidak sekali-kali melupakan olahraga rakyat.

     

    “Khusus untuk Kota Kupang, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat demi menghidupkan kembali olahraga kreasi masyarakat ini. Pemerintah bisa menyiapkan fasilitas untuk memancing animo masyarakat, agar mencintai olahraga kreasi tersebut.

     

    Nah, jika Anda ingin bermostalgia ke masa kecil atau remaja dengan menonton atau bermain siki doka, tali merdeka atau kuti kelereng, boleh datang saja ke Ruas Jalan Raya El Tari pada setiap Sabtu pagi. Nikmati permainan dan olahraga kreasi rakyat itu, bersama keluarga, teman atau sahabat pada Car Free Day.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.