• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 17 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    130 Anggota Gafatar Dipulangkan ke Surabaya
    ALBERTO | Minggu, 23 November 2014 | 11:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    130
    Gafatar

     

    Kupang, Flobamora.net - Sebanyak 130 anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Jumat (22/11) dipulangkan ke Surabaya melalui Pelabuhan Tenau Kupang, menggunakan KM Awu, lantaran ditolak keberadaannya di NTT.

     

    Ketua Gafatar NTT, Ari Cahyono mengatakan, pemulangan tersebut adalah tahap kedua karena seminggu sebelumnya sekitar 60 anggota dipulangkan melalui Bandara El Tari Kupang tujuan Surabaya, Jakarta dan Bali.

     

    “Anggota kelompok Gafatar ini tidak akan kembali ke Kupang dengan alasan sudah diusir pemerintah dan masyarakat NTT,”  katanya.

     

    Adapun anggota Gafatar yang dipulangkan menggunakan KM Awu menuju Surabaya sebagai berikut Kota Kupang 53 orang, Lembata 20, Sikka 7 orang, Waingapu 9 , Kupang 15 dan TTS 26  orang.

     

    Proses pemulangan anggota Gafatar tersebut mendapat pengawalan dari aparat Polres Kupang Kota.

     

    Kuat dugaan pemulangan anggota Gafatar ini karena  ditolak keberadaannya di NTT. Untuk sementara Gafatar yang diduga sudah menyebar di beberapa kabupaten di NTT tidak boleh beraktivitas apapun sebelum mendapat izin terdaftar.

     

    Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT, Sisilia Sona, pecan lalu mengatakan  pihaknya sudah melakukan rapat dengan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT menanggapi keberadaan Gafatar.

     

    "Gafatar tidak boleh melakukan aktivitas apapun sebelum ada izin karena meresahkan masyarakat. Kami di provinsi sudah rapat dengan Kominda. Dan, sebelumnya saya sudah bilang jangan dulu melakukan aktivitas. Kalau ditemukan melanggar, Gafatar tidak perlu ada di NTT. Saat ini kami  masih mendalami keberadaan organisasi ini," kata Sisilia.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.