• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Lagu `Arab Cinta Israel` Dilarang Presiden Israel
    ANA DEA | Rabu, 26 November 2014 | 13:39 WIB            #INTERNASIONAL

    Lagu
    Amir Benayoun mengatakan banyak yang lebih mengagetkan dibanding lagunya. AP

     
    JERUSALEM, FLOBAMORA.NET — Presiden Israel Reuven Rivlin turun tangan untuk membatalkan penampilan penyanyi pop Israel karena lagu terbarunya menuturkan tentang murid Arab yang membahas serangan atas umat Yahudi.

    Amir Benayoun rencananya akan tampil dalam konser pada hari Minggu (30/11/2014), antara lain membawakan lagu yang jika diterjemahkan berjudul "Ahmed Cinta Israel".

    Kantor kepresidenan Israel, Selasa (25/11/2014), mengeluarkan pernyataan bahwa liriknya tidak membantu untuk menciptakan ketenangan di tengah ketegangan di Israel belakangan ini.

    Wartawan BBC, Sebastian Usher, melaporkan, liriknya bercerita tentang seorang siswa Arab yang mengaku moderat dan tersenyum, tetapi siap untuk mengirim umat Yahudi ke neraka.

    "Saya tidak dibesarkan dengan kasih. Benar bahwa waktunya akan tiba ketika Anda berbalik, dan aku akan menikammu tepat di belakang," begitulah sebagian liriknya, seperti dikutip kantor berita AP.

    Beberapa pihak sudah mengecam lagu itu sebagai bentuk rasialisme, dan memicu kekerasan terhadap warga Arab di Israel.

    Namun, Benayoun membela karyanya dengan mengatakan, banyak hal yang lebih mengagetkan dibanding sebuah lagu yang hanya bisa mengungkapkan kepedihan dan ketakutan.

    Israel dilanda ketegangan menyusul beberapa serangan atas warganya, antara lain serangan dua warga Palestina atas sebuah sinagoge di Jerusalem, pekan lalu, yang menewaskan empat rabi dan seorang polisi.

    Bulan Oktober, seorang warga Palestina lainnya menabrak mati seorang wanita dan bayinya.

    Dalam waktu sebulan belakangan, penyerang Palestina menewaskan 11 orang. Adapun 5 penyerang tewas ditembak aparat keamanan Israel, dan satu pengunjuk rasa Palestina tewas ditembak.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.