• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 20 Juni 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Pemilu Bupati di Delapan Kabupaten, Tunggu Peraturan KPU Pusat
    ALBERTO | Kamis, 27 November 2014 | 14:22 WIB            #PEMILU

    Pemilu
    Anggota KPU NTT, Gasim M.Noor

     

    Kupang,Flobamora.net - Pelaksanaan pemilu bupati yang digelar secara serentak di delapan kabupaten tahun 2015 mendatang masih menunggu peraturan dari KPU Pusat.

     

    “Walau demikian, sejumlah aspek terkait hajatan demokrasi lima tahunan itu, sudah mulai dipersiapka,”  kata Anggota KPU NTT, Gasim M. Nur kepada wartawan di Kupang, Kamis (27/11).

     

    Delapan kabupaten di NTT yang akan menyelenggarakan pemilu serentak dimaksud yakni Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Timur, Sumba Barat, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Kabupatebn Malaka.

     

    Gasim mengatakan, saat ini KPU Pusat sedang menyiapkan peraturan KPU terkait pelaksanaan pemilu bupati delapan kabupaten di NTT dan sejumlah kabupaten/kota se- Indonesia yang juga dilaksanakan secara serentak. Peraturan tersebut menjelaskan tentang semua tahapan pemilu yang harus dilaksanakan penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten dan tingkat dibawahnya.

     

    Pelaksanaan pemilu serentak dimaksud berpedoman pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilu Gubernur, Bupati dan Walikota. “Karena belum ada peraturan KPU, sehingga kita belum tetapkan tahapan pemilu di delapan kabupaten itu,” katanya.

     

    Terkait pelaksanaan pemilu delapan kabupaten itu, lanjutnya, KPU NTT dan KPU delapan kabupaten itu sudah melakukan sejumlah persiapan. Misalkan, melakukan rapat koordinasi dengan masing- masing pemerintah daerah (Pemda), termasuk membahas soal kesiapan dana. Dari hasil koordinasi, setiap Pemda telah mengalokasikan dana untuk membiayai penyelenggaraan pemilu bupati itu.

     

    Gasim menuturkan, walau belum ada peraturan KPU Pusat yang mengatur tentang tahapan penyelenggaraan pemilu bupati, tapi sesuai rencana akan digelar pada September 2015.

     

    Pertimbangannya, kata dia, ketika ada persoalan hukum atau kemungkinan pemilu digelar dua putaran, paling lambat Desember sudah selesai dan selanjutnya persiapan pelantikan bupati terpilih.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.