• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 April 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kejati NTT Perpanjang Masa Tahanan Mantan Walikota Kupang
    ALBERT R. | Kamis, 16 Januari 2014 | 14:54 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kejati
    Daniel Adoe

     
    Kupang,Flobamora.net - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur memperpanjang masa penahanan Daniel Adoe, tersangka korupsi pengadaan buku pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kupang tahun 2010 senilai Rp2,6 miliar.

    "Kita sudah perpanjang masa tahanan tersangka Daniel Adoe sebanyak 40 hari," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Mangihut Sinaga, melalui Kepala Seksi Penegakan Hukum dan Humas Ridwan Angsar, di Kupang, Kamis (16/1).

    Dia mengatakan, perpanjangan penahanan itu, sesuai dengan aturan yang berlaku, karena masa tahanan pertama tersangka sudah selesai.

    Terhadap pengembangan penyidikan kasus tersebut, Ridwan mengaku, masih dalam tahapan pemberkasan untuk segera dilengkapi dan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Kupang.

    Terkait permohonan penangguhan penahanan yang dimintakan kuasa hukum tersangka, Ridwan mengatakan, permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka ditolak. "Kita tidak bisa penuhi permohonan penangguhan penahanan tersebut," kata Ridwan.

    Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menetapkan mantan Wali Kota Kupang Daniel Adoe  sebagai tersangka korupsi pengadaan buku SMP tahun 2010 pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga daerah tersebut, pada Rabu (13/11) lalu.

    Penetapan tersangka kepada Daniel Adoe itu setelah penyidik Kejaksaan Tinggi yang menangani kasus tersebut, mendapatkan sejumlah bukti, terkait intervensi tersangka selaku kepala daerah dalam proyek pengadaan buku yang menelan anggaran Rp2,6 miliar tersebut.

    Mantan Wali Kota Kupang periode 2007-2012 itu oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, dianggap telah melakukan intervensi proyek pengadaan buku, yang nyatanya pekerjaannya tidak selesai dilakukan.Karena perbuatan tersebut, negara telah dirugikan ditaksasi mencapai Rp1,4 miliar.

    Pascaditetapkan sebagai tersangka, Daniel Adoe yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Kupang Nusa Tenggara Timur itu, ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi setempat, pada Senin (19/12) silam, meski dalam keadaan sakit. enahanan terhadap tersangka Daniel Adoe menurut Ridwan, untuk melengkapi berkas perkara yang sedang diproses.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.